Search
Menu
Mode Gelap

PCM Laren Bentuk Korps Mubaligh Muhammadiyah Periode 2023–2028

PCM Laren Bentuk Korps Mubaligh Muhammadiyah Periode 2023–2028
PCM Laren Bentuk Korps Mubaligh Muhammadiyah Periode 2023–2028. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Laren menggelar Pembentukan Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) PCM Laren Periode 2023–2028, Ahad (11/1/2026), bertempat di Masjid Baitul Muttaqin PRM Laren.

Kegiatan ini dirangkai dengan silaturahmi, pengukuhan, serta pembekalan mubaligh, yang menghadirkan Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Suwito Abi Kayis, M.Pd.I, sebagai narasumber. Dalam pembekalannya, ia mengupas tema Fiqh Dakwah Muhammadiyah.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua dan anggota PCM Laren, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Cabang Laren, Ketua dan Sekretaris Takmir Masjid Baitul Muttaqin, serta para mubaligh Muhammadiyah se-Cabang Laren.

Ketua Majelis Tabligh PCM Laren, H. Makin Muslich, S.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan KMM merupakan wujud nyata dari semangat dakwah amar makruf nahi mungkar di lingkungan Muhammadiyah.

“Selama ini mubaligh yang tampil di wilayah Kecamatan Laren itu-itu saja. Karena itu, kami melakukan pendataan potensi mubaligh yang ada di tiap ranting,” ujarnya.

Hasil pendataan tersebut menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 70 mubaligh yang memiliki potensi dan siap berkontribusi dalam dakwah Muhammadiyah di Cabang Laren.

“Dasar pembentukan KMM ini adalah firman Allah SWT dalam Surat Ali Imran ayat 104. Dari ayat ini, kami meyakini bahwa setiap ranting memiliki kader mubaligh yang perlu dihimpun dan dikelola secara terorganisir,” jelasnya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berkomitmen dalam kegiatan tersebut.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sementara itu, Ketua PCM Laren, Drs Ahmad Umar, memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi pembentukan KMM PCM Laren. Ia menegaskan bahwa dakwah merupakan amal yang sangat mulia dan strategis bagi keberlangsungan persyarikatan.

“Saya bukan lulusan pondok pesantren, tetapi saya sangat bahagia melihat munculnya kader-kader muda Muhammadiyah yang memiliki cita-cita tinggi dalam dakwah,” ungkapnya.

Ia secara khusus menyinggung salah satu mubaligh muda asal PRM Lengor, Ustadz Dawud Ulinuha, yang melanjutkan studi ke Madinah. Menurutnya, hal itu membuktikan bahwa ranting kecil pun mampu melahirkan mubaligh yang luar biasa.

“Saya dulu belajar dakwah secara mandiri dengan membeli kitab. Dari kitab-kitab itulah karakter saya terbentuk. Salah satunya Riyadhus Shalihin yang di awalnya memuat hadis-hadis luar biasa dan layak dijadikan referensi mubaligh,” tuturnya.

Ahmad Umar berharap, kehadiran KMM PCM Laren dapat menjadi regenerasi mubaligh dan meneruskan estafet dakwah para senior Muhammadiyah yang telah lama berkhidmat.

Suwito Abi Kayyis saat memberikan materi. (Alfain Jalaluddin Ramadlan/PWMU.CO)

Susunan Korps Mubaligh Muhammadiyah PCM Laren Periode 2023–2028

  • Ketua: Ust. Muhammad Bashori (PRM Centini)
  • Wakil Ketua I: Ust. Dedy Irmansyah, S.Pd. (PRM Lengor)
  • Wakil Ketua II: Ust. Mohammad Thohir, AMA.Pd., S.Pd. (PRM Bulubrangsi)
  • Sekretaris: Ust. Illiyun (PRM Gampang Sejati)
  • Bendahara: Ust. Ali Imran, S.Pd.I. (PRM Lengor). (*)
Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments