Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo sukses menggelar Lomba Fashmu ke-2 tingkat kabupaten di bawah koordinasi Majelis Tabligh pada Ahad (31/8/2025).
Ajang tahunan ini menjadi ruang bagi kader-kader muda Muhammadiyah untuk menunjukkan potensi sekaligus mempersiapkan delegasi menuju kompetisi tingkat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur.
Lomba Fashmu yang diselenggarakan setiap tahun oleh Majelis Tabligh PDM Sidoarjo bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah kaderisasi.
Kegiatan ini menampilkan bakat generasi muda Muhammadiyah dalam bidang syiar Islam, mulai dari Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), adzan, hingga cabang lain yang bernuansa dakwah.
Menurut panitia, tujuan utama lomba ini adalah memastikan bahwa potensi kader Muhammadiyah Sidoarjo dapat dikenal lebih luas. Peserta terbaik tingkat kabupaten nantinya dipersiapkan sebagai duta daerah untuk tampil di tingkat PWM Jawa Timur.
Dengan begitu, ajang ini memberi kesinambungan dan dampak jangka panjang bagi pembinaan generasi muda Muhammadiyah.
“Fashmu ini bukan hanya kompetisi biasa, tapi follow up-nya adalah kader kita akan tampil di level wilayah. Dari sini kita siapkan generasi yang tidak hanya mampu tampil, tapi juga mengharumkan nama Muhammadiyah Sidoarjo,” terang salah seorang pengurus Majelis Tabligh PDM.
Delegasi Tanggulangin Tampil Solid
Pada kesempatan ini, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanggulangin hadir dengan kekuatan penuh. Sebanyak 22 kader terbaik didelegasikan setelah melalui seleksi oleh Majelis Tabligh PCM Tanggulangin. Mereka merupakan santri pilihan dari berbagai TPQ di Tanggulangin, sehingga membawa semangat kebersamaan sekaligus menjadi representasi wilayah.
Kehadiran mereka didampingi jajaran Majelis Tabligh PCM Tanggulangin, di antaranya Moch Hidayatul Rizky dan M Sahlan. Sekretaris Majelis Tabligh PCM Tanggulangin, M Fakhruddin, juga hadir langsung memberikan semangat kepada para peserta.
Dalam keterangannya, Fakhruddin menyampaikan rasa syukur atas capaian kader Muhammadiyah Tanggulangin di ajang tersebut. “Alhamdulillah, kita bersyukur karena kader terbaik Tanggulangin berhasil meraih juara di Lomba Fashmu ke-2 PDM Sidoarjo. Ini bukti bahwa pembinaan di tingkat cabang sudah membuahkan hasil,” ujarnya.
Hasilnya pun membanggakan. Beberapa nama yang berhasil mengukir prestasi antara lain M Alfa Rizqy, Rizki Bima, dan Danang Syamsudin yang meraih Juara 1 dan 2 pada cabang MTQ kategori usia dini dan dewasa. Sementara itu, pada lomba adzan, Amru Al Hafidz berhasil meraih Juara 1 dengan penampilan yang memukau dewan juri.
Harapan Kaderisasi Berkelanjutan
Keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi PCM Tanggulangin untuk terus memperkuat kaderisasi. Moch Hidayatul Rizky, salah satu pendamping, menegaskan bahwa kemenangan ini harus dipandang sebagai pijakan untuk langkah berikutnya.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang kaderisasi. Semoga anak-anak kita semakin termotivasi dan kelak menjadi penerus perjuangan Muhammadiyah di Tanggulangin,” ujarnya.
Pernyataan senada juga disampaikan pengurus lainnya. Mereka berharap melalui kegiatan seperti Fashmu, estafet dakwah Muhammadiyah di Tanggulangin dapat terus berjalan. Generasi muda yang tampil hari ini diharapkan mampu meneruskan tongkat estafet organisasi dengan semangat yang lebih kuat, inovatif, dan berdaya saing.
“Harapan kami, kader Muhammadiyah Tanggulangin ke depan akan menjadi penerus yang tangguh, tidak hanya di arena lomba tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. Dari sini mereka belajar disiplin, semangat berjuang, serta pentingnya berorganisasi,” tambah Fakhruddin.
Dengan capaian tersebut, PCM Tanggulangin optimistis akan terus mencetak generasi berprestasi yang siap membawa nama baik Muhammadiyah, baik di tingkat kabupaten, wilayah, maupun nasional. Lomba Fashmu ke-2 membuktikan bahwa Muhammadiyah memiliki sumber daya manusia unggul yang siap tampil di berbagai lini dakwah dan syiar Islam. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments