Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PDNA Lamongan: Perkaderan Adalah Ruh Organisasi

Iklan Landscape Smamda
PDNA Lamongan: Perkaderan Adalah Ruh Organisasi
Momentum penutupan diikuti dengan penyerahan hasil perkaderan DANA II Wilker V oleh Master of Training (MoT) kepada PDNA Lamongan. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan menyelenggarakan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II Wilayah Kerja (Wilker) V pada Sabtu–Ahad (24–25/1/2026) di MI Muhammadiyah 1 Lopang.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Kembangbahu, Kedungpring, Sambeng, Modo, Ngimbang, dan Mantup dengan mengusung tema Bumikan Perkaderan, Siapkan Kader Pimpinan.

Penutupan DANA II dilaksanakan pada Ahad (25/1/2026). Dalam sambutannya, Sekretaris PDNA Lamongan, Yunia Zahrotin Nisa’, A.Md., Keb., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh PCNA yang telah berpartisipasi aktif serta bertanggung jawab atas terselenggaranya DANA II Wilker V.

“Terima kasih kepada seluruh cabang yang telah ikut berpartisipasi dan bertanggung jawab atas terlaksananya DANA II ini,” ungkapnya.

Momentum penutupan ini juga diikuti dengan penyerahan hasil perkaderan DANA II Wilker V oleh Master of Training (MoT), Rahma Ismayanti, S.KM., kepada PDNA Lamongan yang diwakili oleh Yunia.

Lebih lanjut, Yunia menjelaskan bahwa Wilker V menjadi pelaksana DANA II pamungkas yang terdiri atas PCNA di wilayah selatan Kabupaten Lamongan. Menurutnya, mayoritas PCNA di wilayah tersebut masih membutuhkan perhatian dan bimbingan lebih dalam penguatan perkaderan.

Yunia secara khusus menyinggung PCNA Kedungpring yang pada periodisasi ini baru resmi berdiri dengan diterbitkannya Surat Keputusan Organisasi (SKO). Hal tersebut, menurutnya, menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat kaderisasi di tingkat cabang.

Lebih lanjut, Yunia menegaskan bahwa pelaksanaan DANA II berbasis wilayah kerja terbukti mampu membumikan perkaderan. Melalui pola ini, semakin banyak kader yang memiliki kesempatan mengikuti proses perkaderan secara langsung.

“Perkaderan adalah ruh organisasi. Tanpa perkaderan yang kuat, organisasi tidak akan berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menambahkan, suksesnya perkaderan pada periode ini menumbuhkan optimisme PDNA Lamongan terhadap keberlangsungan roda organisasi ke depan. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan arus pergerakan organisasi yang akan terus bertumbuh dan berkembang.

“Dengan tetap berporos pada landasan ideologi persyarikatan, kami optimistis Nasyiatul Aisyiyah Lamongan akan terus melahirkan kader-kader pimpinan yang militan dan berkemajuan,” pungkasnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu