Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Ibnu Taimiyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menyelenggarakan Pelantikan dan Stadium General pada Jumat (6/2/2026) di Auditorium Budi Utomo UMLA.
Kegiatan ini menjadi momentum awal penguatan arah gerakan organisasi dalam mewujudkan kepemimpinan yang inovatif, kolaboratif, dan inklusif.
Mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan: Mewujudkan IMM Ibnu Taimiyah yang Inovatif, Kolaboratif, dan Inklusif.
Agenda ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi peneguhan komitmen kader dalam membangun kepemimpinan yang progresif, berintegritas, dan berorientasi pada penguatan kaderisasi.
Ketua Umum PK IMM Ibnu Taimiyah periode 2026–2027, Illiyyun, menegaskan bahwa pelantikan merupakan titik awal tanggung jawab sekaligus proses belajar bersama dalam organisasi.
“IMM adalah rumah kaderisasi, didalamnnya kita belajar memiliki, saling menguatkan dan bertumbuh bersama,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh kader untuk merawat IMM bukan sekadar sebagai wadah struktural, tetapi sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMLA, Dr. H. Alifin, S.KM., M.Kes, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam organisasi merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, dan prestasi.
“Organisasi harus menjadi ruang kaderisasi yang aktif dan produktif serta mampu melahirkan capaian positif, baik secara personal maupun kolektif, sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Stadium General yang menghadirkan Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur, Devi Kurniawan.
Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa transformasi kepemimpinan harus diwujudkan melalui perubahan nyata.
“Kader IMM tidak boleh terjebak di zona nyaman. Setiap periode harus menghadirkan peningkatan kualitas agar organisasi terus bergerak maju,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya perubahan pola pikir, inovasi, dan keterbukaan organisasi, termasuk pemanfaatan media sosial sebagai sarana membangun citra positif IMM.
Menurutnya, di tengah bonus demografi dan percepatan transformasi digital, kader IMM dituntut meningkatkan kapasitas diri dan berani mengambil peran sebagai leader of change yang mampu menghadirkan dampak positif bagi organisasi dan masyarakat.
Melalui pelantikan dan stadium general ini, PK IMM Ibnu Taimiyah diharapkan semakin meneguhkan perannya sebagai rumah kaderisasi yang berkemajuan dan menghadirkan kepemimpinan yang transformatif.
Melahirkan kader-kader unggul yang siap berkolaborasi dan berinovasi dalam menjawab tantangan zaman demi terwujudnya peradaban yang berkemajuan.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments