Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Al-Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) sukses menggelar Pelantikan Kepengurusan ke-6 pada Sabtu (3/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung khidmat di Auditorium Budi Utomo Universitas Muhammadiyah Lamongan dan menjadi momentum awal pergerakan baru kader IMM.
Rangkaian acara diawali dengan pra-acara berupa penampilan seni bela diri Tapak Suci dari UKM Tapak Suci Umla yang menambah semarak suasana.
Acara resmi dibuka oleh MC Immawan Herdimas, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kekhidmatan semakin terasa saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IMM yang dipandu oleh Immawati Dila.
Dalam laporan ketua pelaksana, Immawati Reni menyampaikan bahwa persiapan pelantikan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Meski demikian, kegiatan ini tetap harus segera dilaksanakan demi keberlanjutan roda organisasi dan pergerakan kader.
“Persiapan acara pelantikan ini memang sangat singkat, namun harus segera kami laksanakan demi keberlanjutan perjuangan dan pergerakan kader IMM,” ujarnya.
Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan bersama oleh Pimpinan Cabang IMM Lamongan, kemudian pelantikan resmi yang dipimpin oleh Immawan Dwi Prayoga. Momen sakral tersebut ditandai dengan serah terima jabatan Ketua Umum dari Immawan Abdul Muiz kepada Immawan Muazzar Farokhi sebagai Ketua Umum PK IMM Al-Iskandariyah periode 2026–2027.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan FTSP UMLA Eko Handoyo, S.Kom., M.Kom., Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lamongan Drs. Syaifudin Zuhri, M.Ag., Wakil Rektor III UMLA Dr. Alifin Hidayat, S.Kep., Ners., M.Kes., serta Ketua PC IMM Lamongan Immawan Alexi Candra.
Dalam sambutannya, Immawan Abdul Muiz menekankan pentingnya melanjutkan perjuangan organisasi dengan penuh cinta dan loyalitas.
“Kepengurusan baru harus melanjutkan perjuangan IMM dengan rasa cinta dan loyalitas yang tinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum terpilih Immawan Muazzar Farokhi mengajak seluruh kader untuk terus berkembang dan berjuang bersama dalam mencapai tujuan organisasi.
Ia menegaskan bahwa IMM harus menjadi ruang tumbuh bagi kader, baik secara intelektual, spiritual, maupun sosial.
Ketua PC IMM Lamongan, Immawan Alexi Candra, menegaskan bahwa IMM harus menjadi “mata air” yang terus mengalirkan manfaat.
“IMM harus menjadi mata air yang memberi dampak, mendorong kader untuk terus belajar, mengabdi, dan beramal,” ungkapnya.
Menutup rangkaian sambutan, pihak Universitas Muhammadiyah Lamongan dan PCM Lamongan menekankan pentingnya kaderisasi yang berkelanjutan serta penanaman nilai religiusitas, intelektualitas, dan humanitas sebagai fondasi utama pergerakan IMM ke depan.
Pelantikan ini menjadi titik awal pergerakan baru PK IMM Al-Iskandariyah dalam memperkuat peran kader, organisasi, serta kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments