
Suasana Praktik tata cara mengurus Jenazah di SD Muhammadiyah 1 Bangkalan pada Senin (21/04/2025). (Sofi Koesminarsih/PWMU.CO).
PWMU.CO – Ada yang istimewa dari kegiatan pembelajaran siswa kelas 6 SD Muhammadiyah 1 Bangkalan pekan ini.
Dalam mata pelajaran Al-Islam, mereka melaksanakan proyek akhir yang tak biasa, namun sangat bermakna, yaitu praktik tata cara mengurus jenazah. Mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menshalatkan jenazah.
Proyek ini menjadikan SD Muhammadiyah 1 Bangkalan sebagai sekolah dasar pertama dan satu-satunya di Bangkalan yang menginisiasi pembelajaran pengurusan jenazah secara langsung untuk anak usia sekolah dasar.
Tanamkan NIlai Spiritual sejak Dini
Inovasi ini tidak hanya mendapat sambutan hangat dari siswa. Tetapi juga dinilai sangat bermanfaat untuk pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai spiritual sejak dini.
“Belajar mengurus jenazah adalah bagian dari fardu kifayah yang sangat penting untuk diketahui umat Muslim” ujar Hilmi Syahrial Arasyi.
“Dengan pembelajaran ini, anak-anak tidak hanya belajar secara teori. Tetapi juga memahami langsung makna tanggung jawab, empati, serta penghormatan terhadap sesama” terang mata pelajaran Al-Islam yang menggagas proyek itu.
Ia menambahkan bahwa proyek praktik ini lebih mendalam dari tahun-tahun sebelumnya. “Semoga bisa menjadi bekal bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari dan bisa diamalkan langsung di lingkungan keluarga maupun masyarakat” tambahnya.
Lebih lanjut, proyek ini terlaksana pada Senin (21/04/2025) dan dimulai setelah seluruh siswa kelas 6 melaksanakan shalat dhuha berjamaah.
Mengingat jumlah siswa kelas 6 terdiri dari tiga rombongan belajar (6A, 6B, dan 6C), maka kegiatan terbagi menjadi tiga sesi, masing-masing didampingi oleh wali kelas sebagai berikut:
- Sesi 1: pendamping Rika Wandira (Wali Kelas 6C)
- Sesi 2: pendamping Fatiah (Wali Kelas 6B)
- Sesi 3: pendamping Sofi Koesminarsih (Wali Kelas 6A)
Setiap rombel terbagi menjadi empat kelompok, sehingga setiap siswa mendapat kesempatan untuk terlibat aktif dalam proses simulasi mengurus jenazah sesuai tuntunan syariat.
Melalui pendekatan yang hangat dan santun, anak-anak belajar bahwa kematian bukanlah sesuatu yang menakutkan, tetapi bagian dari kehidupan yang harus tersikapi dengan keimanan dan kesadaran sosial.
Proyek ini sekaligus menanamkan nilai bahwa mengurus jenazah adalah bentuk ibadah dan kepedulian yang luhur.
Dengan kegiatan ini, SD Muhammadiyah 1 Bangkalan tidak hanya memberikan pendidikan akademis, tetapi juga pendidikan kehidupan yang mendalam.
Sebuah langkah maju dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas. Namun juga berakhlak dan siap menjadi bagian dari masyarakat yang peduli dan bertanggung jawab.
Penulis Sofi Koesminarsih, Editor Danar Trivasya Fikri


0 Tanggapan
Empty Comments