Search
Menu
Mode Gelap

Pembinaan Pendidikan Berbasis Data di SD Muhtar oleh Pengawas Dinas

pwmu.co -
Pembinaan Pendidikan Berbasis Data (PBD) di ruang guru SD Muhammadiyah Kota Blitar pada hari Rabu (28/5/2025). (Agus Fawaid/PWMU.CO)

PWMU.CO – SD Muhammadiyah Kota Blitar (SD Muhtar) menggelar kegiatan penting pada hari Rabu (28/5/2025) di ruang guru yang beralamat di Jalan Cokroaminoto Nomor 3, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga selesai, dan diikuti oleh pengawas dari Dinas Pendidikan Kota Blitar, kepala sekolah, para wakil kepala (waka) bidang kurikulum, sarana dan prasarana (sarpras), kesiswaan, serta hubungan masyarakat (humas).

Pengawas dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar, Saudah MPd, hadir langsung untuk memberikan materi terkait Perencanaan Berbasis Data (PBD).

Ia menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan dan monitoring pelaksanaan program pendidikan berbasis data di sekolah.

“Ini adalah bagian dari peningkatan mutu pendidikan dan implementasi kebijakan Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek,” ungkap Saudah.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah (RKAS) secara lebih tepat sasaran.

Salah satu fokus utamanya adalah penyampaian materi tentang Rekomendasi Prioritas dalam Perencanaan Berbasis Data.

Materi ini disampaikan langsung oleh pengawas kepada kepala sekolah, guru, dan tim waka SD Muhtar.

Rekomendasi Prioritas PBD ini diambil dari analisis data berbagai sumber seperti rapor pendidikan, Asesmen Nasional, dan evaluasi mutu internal.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Data tersebut menjadi dasar dalam:

  • Mengidentifikasi masalah prioritas secara objektif
  • Menyusun program tahunan yang lebih relevan dengan kebutuhan
  • Menyesuaikan intervensi sesuai kondisi di lapangan
  • Mengoptimalkan penggunaan dana BOS dan sumber daya lainnya

Contoh isu yang kerap muncul dari analisis ini antara lain rendahnya kompetensi literasi dan numerasi murid, tingginya angka ketidakhadiran guru maupun murid, kesenjangan pembelajaran antar murid, serta rendahnya partisipasi orang tua dalam kegiatan pendidikan.

Kepala Sekolah, Tiwik Kusrini SPd, yang akrab disapa Tiwik, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini menjadi pemicu semangat perubahan dan perbaikan berkelanjutan di sekolahnya.

“Semoga SD Muhtar bisa menjadi sekolah terbaik, unggul, ramah anak, dan semakin diminati masyarakat. Kami terus berusaha mencetak generasi Islami, unggul, dan berwawasan global sesuai dengan branding kami sebagai Islamic School,” ujar Tiwik.

Dengan kegiatan ini, SD Muhtar menunjukkan komitmennya dalam menjadikan pendidikan yang berbasis data sebagai fondasi dalam menciptakan mutu pembelajaran yang lebih baik dan relevan dengan perkembangan zaman.(*)

Penulis Agus Fawaid Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments