PWMU.CO – Asisten Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gresik, Suprapto AP MSi hadir mewakili Bupati Gresik dalam perayaan Milad ke-108 Aisyiyah yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik pada Sabtu (2/8/2025).
Acara ini juga dihadiri oleh, Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) se-kabupaten Gresik, jajaran Pimpinan Harian (PH) PDA, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, jajaran Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur, serta perwakilan dari organisasi otonomi (ortom).
Dalam sambutannya, Suprapto menyapa seluruh tamu undangan yang hadir dan menyampaikan salam dari Bupati Gresik.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, kami mengucapkan selamat atas Milad Aisyiyah yang ke-108. Harapan kami, Aisyiyah dapat menjadi pilar yang sukses dalam memperkokoh ketahanan pangan, sesuai dengan tema yang diangkat pada peringatan kali ini,” tutur Suprapto.
Menurut Suprapto, tema yang diusung oleh Aisyiyah pada Milad ke-108, yakni “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional”, sangat relevan dengan permasalahan yang tengah dihadapi bangsa saat ini.
Ia menilai, Aisyiyah memiliki akar yang kuat dalam pengembangan ketahanan pangan, sehingga menempati posisi strategis dalam menggerakkan potensi lokal melalui pemberdayaan desa-desa di Kabupaten Gresik.
“Pada dasarnya, ketahanan pangan bukan hanya soal produksi, tetapi juga menyangkut stabilitas serta pemanfaatan pangan secara optimal,” tegas Suprapto.
Oleh karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap Aisyiyah dapat berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap peningkatan ketahanan pangan nasional.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Aisyiyah dengan Pemerintah Kabupaten Gresik yang diharapkan terus terjalin dengan baik, demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.
Sebagai penutup, Suprapto membawakan sebuah pantun untuk menghibur para peserta.
“Supaya sama seperti pidato teman-teman yang lain, saya juga punya pantun untuk Ibu-ibu Aisyiyah,” ujarnya sambil bercanda, disambut tawa hangat hadirin.
Pantun yang ia sampaikan berhasil mengundang tepuk tangan meriah dari ratusan peserta yang hadir, sekaligus menjadi penanda berakhirnya sesi sambutan dari perwakilan Pemerintah Kabupaten Gresik tersebut. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments