Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peneliti BRIN: Pemilu 2024 Ini Beda

Iklan Landscape Smamda
Peneliti BRIN: Pemilu 2024 Ini Beda
pwmu.co -
Peneliti Utama Politik BRIN,Prof Dr Siti Zuhro MA pada diskusi panel di perayaan Milad Ke-111 Muhammadiyah di PWM Jatim (Fatma Melani Putri/PWMU.CO)

PWMU.CO – Peneliti Utama Politik BRIN Prof Dr Siti Zuhro MA mengatakan Pemilu 2024 agak beda. Hal ini dia sampaikan saat diskusi panel pada perayaan Milad Ke-111 Muhammadiyah bertema ”Muhammadiyah dan Dinamika Politik Jelang Pemilu 2024”.

Diskusi diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) di Aula Mas Mansur, Gedung Muhammadiyah Jatim, Jalan Kertomenanggal IV/1 Surabaya, Sabtu (11/11/2023).

”Pemilu 2024 ini agak beda dengan sebelumnya. Bedanya lebih jelek,” katanya.

Menurutnya Pemilu 2024 lebih jelek dari 2019 karena 2019 tidak diawali dengan apapun kecuali kompetisi ‘binatang’. Sekarang binatangnya (kampret dan cebong) tidak muncul. 

”Sekarang binatangnya tidak muncul, yang muncul dinastinya. Nah ini kita menyaksikan bahwa tidak sekadar tiga periode pemilu partai politik dibikin, diinterupsi secara politik gitu ya itu tidak berhasil dimunculkan dinasti politik,” ujarnya

Siti Zuhro melanjutkan, ”Ini adalah tarikan yang sangat tidak benar yang kita catat ya mengawali semua tahapan, yaitu tahapan pileg (pemilu legislatif) maupun tahapan pilpres (pemilu presiden). Jadi masyarakat disuguhi oleh satu suguhan yang sangat tidak mencerahkan. Bahasanya orang Muhammadiyah, Persyarikatan mencerahkan itu adalah matahari. Ini tidak mencerahkan. Tidak mengedukasi. Apalagi meliterasi.”

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dia juga menyoroti peragaan instuisi penegak hukum yang kacau. Menjalankan pemilu tidak diberikan landasan hukum yang kokoh.  ”Maka ini yang harus kita cermati, waspadai. Ya kalau kita di Persyarikatan itu yaitu ada social tension yang akan menggugat ketika tahapan pemilu itu dirasakan tidak benar dan dinilai membohongi rakyat,” ujar Zuhro.

Dia mengaku saat ini tidak perlu mengomel lagi. ”Sekarang saya tidak perlu ngomel lagi. Karena siapapun yang mendukung Pak Jokowi, sebagian besar kecewa. Kaget saya betul itu. Jadi mereka bersungut-sungut mengkritisi Pak Jokowi. Agak mudah pekerjaan saya sekarang, karena sudah diambil alih oleh para pendukung-pendukung yang luar biasa,” ungkapnya. (*)

Penulis Nabillah Amira Firdausi Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu