Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pengajian Anjangsana PCM Kepanjen, KOKAM dan Banser Jaga Keamanan

Iklan Landscape Smamda
Pengajian Anjangsana PCM Kepanjen, KOKAM dan Banser Jaga Keamanan
Pengajian Anjangsana PCM Kepanjen Dijaga Banser (Erik Budianto/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kepanjen kembali menyelenggarakan pengajian bulanan, Ahad (7/9/2025). Kegiatan yang dihadiri sekitar 250 orang ini melibatkan seluruh unsur pimpinan PCM, PRM, PCA, PRA, Ortom, takmir masjid, guru dan karyawan AUM, serta warga Muhammadiyah.

Pengajian bulanan rutin ini biasanya dilaksanakan setiap awal bulan pada pekan pertama. Bulan pertama berlangsung di Masjid Nurul Hidayah sebagai pusat dakwah Muhammadiyah Kepanjen, sementara bulan kedua digilir di ranting-ranting Muhammadiyah. Kali ini, kegiatan digelar di PRM Cempokomulyo, Kepanjen.

Berbeda dari biasanya, pengajian kali ini menghadirkan kolaborasi KOKAM dan Banser yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan. Dalam sambutannya, Junaidi selaku Ketua PRM Cempokomulyo menyampaikan bahwa ranting yang dipimpinnya merupakan satu-satunya PRM di Kepanjen yang belum memiliki masjid, sehingga pengajian digelar di halaman rumahnya.

Meski demikian, PRM Cempokomulyo sudah memiliki aset tanah wakaf dari almarhum Prof Malik Fajar yang saat ini digunakan untuk gudang penyimpanan terop dan perlengkapannya, salah satu usaha PCM Kepanjen.

Peralatan terop tersebut merupakan hibah dari warga Muhammadiyah setempat. Ke depan, tanah wakaf itu akan dimanfaatkan untuk pembangunan TPQ dan penitipan balita yang sudah dibicarakan bersama Pimpinan Ranting Aisyiyah. Dalam kesempatan itu, Junaidi juga menyampaikan terima kasih kepada Banser yang turut membantu kegiatan ini.

Pengajian Anjangsana
Pengajian Anjangsana PCM Kepanjen Dijaga Banser (Erik Budianto/PWMU.CO)

Ketua PCM Kepanjen, Ustadz As’ad Joko Suryanto SHI, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada PRM Cempokomulyo yang berkenan menjadi tuan rumah. “Meskipun belum punya masjid tapi sudah punya penyewaan terop,” selorohnya yang langsung disambut tawa hadirin.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia menegaskan bahwa pengajian anjangsana merupakan sarana silaturahmi, konsolidasi organisasi, dan thalabul ilmi bagi seluruh unsur persyarikatan. “Karena yang menjaga adalah KOKAM dan Banser, insyaallah tidak akan ada yang demo,” candanya, kembali disambut tawa peserta.

Pembicara pada pengajian ini adalah Ustadz H Abdurrohim Said SAg MA, Wakil Ketua PDM Kota Malang. Dalam pengantarnya, ia mengapresiasi seluruh peserta yang hadir karena telah menghidupkan dakwah Islam melalui Muhammadiyah. Ia juga berharap Angkatan Muda Muhammadiyah dilibatkan secara langsung dalam setiap kegiatan persyarikatan sebagai bagian dari proses kaderisasi yang efektif.

Karena pengajian digelar di luar ruangan, jamaah sempat merasakan panas sinar matahari pagi. Namun Abdurrohim menenangkan, “Yakinlah insyaallah menyehatkan dan panasnya tidak sepanas di Hari Kiamat.” Materi pengajian yang disampaikan adalah hadis tentang tujuh golongan yang mendapat naungan Allah di hari kiamat sebagaimana termaktub dalam kitab Riyadhus Shalihin.

Ketujuh golongan itu, lanjutnya, adalah imam yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, seseorang yang hatinya terpaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, seseorang yang menolak ajakan bermaksiat dari perempuan cantik bangsawan karena takut kepada Allah, orang yang bersedekah dengan ikhlas, serta orang yang bermunajat pada malam hari hingga meneteskan air mata. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu