Masjid Baitul Muttaqin, Desa Randegan, menjadi saksi pengajian rutin Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Tanggulangin pada Minggu (18/01/2026).
Pada pengajian rutin ini, AMM Tanggulangin membawakan tema “Menjadi Kader Muhammadiyah yang Militan, Intelektual, dan Berakhlak”.
Acara ini menghadirkan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Kakanda Adit Hananta Utama SIKom sebagai pembicara utama.
Dalam pengajiannya, Kakanda Adit menyampaikan pentingnya tiga karakteristik utama yang harus dimiliki oleh seorang kader Muhammadiyah. Yakni militansi, intelektualitas, dan akhlak yang baik.
Menurutnya, menjadi kader Muhammadiyah yang militan berarti memiliki semangat juang yang tinggi dan komitmen yang kuat untuk berjuang di jalan persyarikatan, serta tidak mudah menyerah menghadapi tantangan.
“Sikap militan bukan hanya tentang keberanian bertindak, tetapi juga kesiapan untuk mengambil keputusan yang tepat dan tegas dalam kebenaran” ujar Kakanda Adit.
Selain itu, kader Muhammadiyah juga harus memiliki kecerdasan dan wawasan yang luas. “Intelektual berarti kemampuan untuk berpikir kritis, analitis, dan inovatif, serta mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari” tambahnya.
Tak kalah penting, Kakanda Adit menekankan bahwa kader Muhammadiyah juga harus memiliki akhlak yang baik.
“Akhlak yang baik mencakup sikap yang jujur, bertanggung jawab, dan penuh empati terhadap sesama. Kader yang berakhlak akan selalu menempatkan kebaikan bagi umat dan masyarakat” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Randegan, Suhadi SPd mengajak para pemuda untuk menjadikan pengajian ini sebagai pelajaran berharga. “Ayo menjadi agen perubahan! Pemuda hari ini harus menjadi tolak ukur bagi Muhammadiyah masa depan” katanya.
Lebih lanjut, Suhadi juga menekankan pentingnya keseriusan dalam menjalani proses pengkaderan di organisasi Muhammadiyah.
“Kita tidak bisa berharap menjadi kader militan jika tidak peduli dengan Muhammadiyah. Proses yang melelahkan ini nanti akan membuahkan hasil yang berkualitas dan membawa Muhammadiyah maju” jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Suhadi berharap agar kader Angkatan Muda Muhammadiyah Tanggulangin dapat menjadi contoh pemuda yang berubah. Serta menjadi agen perubahan di masa depan, khususnya untuk persyarikatan Muhammadiyah.






0 Tanggapan
Empty Comments