Materi tentang Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM) menjadi salah satu penguatan ideologis dalam kegiatan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II Wilayah Kerja (Wilker) V, yang dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026) bertempat di MI Muhammadiyah 1 Lopang.
Materi tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kembangbahu, Heru Susanto, S.Kep., Ns., di hadapan peserta yang merupakan kader Nasyiatul Aisyiyah dari wilayah Kembangbahu, Mantup, Kedungpring, Modo, Ngimbang, dan Sambeng.
Dalam pemaparannya, Heru Susanto menjelaskan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, dengan misi dakwah amar ma’ruf nahi munkar untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Muhammadiyah, menurutnya, hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai gerakan pembaruan yang berorientasi pada kemajuan umat dan bangsa
Ia menekankan bahwa keyakinan agama dalam Muhammadiyah bersifat murni, bersih dari praktik syirik, bid’ah, dan khurafat, namun tetap menjunjung tinggi prinsip toleransi sesuai ajaran Islam. Selain itu, Muhammadiyah juga menempatkan akhlak mulia sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Seluruh aspek kehidupan, mulai dari akidah, ibadah, akhlak hingga muamalah duniawiyah, harus dipahami sebagai satu kesatuan ajaran Islam yang diamalkan secara ikhlas dan bertanggung jawab,” ujar Heru dalam penyampaiannya.
Lebih lanjut, ia menguraikan peran Muhammadiyah dalam kehidupan kebangsaan. Muhammadiyah mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil, makmur, dan diridhai Allah SWT, sebagaimana cita-cita baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.





0 Tanggapan
Empty Comments