Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Penting! 7 Poin yang Harus Dilakukan Kepala Sekolah Aisyiyah Bojonegoro

Iklan Landscape Smamda
Penting! 7 Poin yang Harus Dilakukan Kepala Sekolah Aisyiyah Bojonegoro
Foto bersama kepala sekolah dan operator sekolah. (Sinta Fitriani/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PD IGABA) Bojonegoro menggelar pertemuan kepala sekolah dan operator se-Kabupaten Bojonegoro, bertempat di TK Alam ABA II,  Jalan Ade Irma Suryani nomor 10 Klangon, Bojonegoro, pada Sabtu (20/9/2025).

Program pertemuan ini bertujuan untuk membekali kepala sekolah dalam menjalankan tugas di lembaga serta untuk operator mendapatkan ilmu tentang pergeseran aplikasi rencana dan anggaran sekolah (arkas).

Pertemuan di hadiri oleh 50 orang, acara yang dimulai dengan sambutan ketua PD IGABA, Dwi Anjarwati, mengatakan pertemuan rutin perlu digalakan, apalagi sekarang IGABA Bojonegoro sudah mandiri sejak bulan juli lalu.

“Pertemuan ini sangat penting untuk memberikan wawasan ilmu dan koordinasi antara anggota dan pimpinan,” ujarnya.

Beliau menambahkan, sebagai organisasi mandiri maka perlu adanya operator kabupaten, ada masing-masing tugas pimpinan daerah IGABA, misalkan operator Data pokok pendidikan (dapodik), operator Bantuan Operasional PAUD (BOP), dan operator khusus pendataan-pendataan.

“Kita harus belajar mandiri dalam berbagai pendataan sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan baik dan benar,” tegasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sementara itu praktisi pendidikan sekaligus Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, Muhammad Yahya memberikan materi 7 Poin Penting yang Harus Dilakukan Kepala Sekolah.

Adapun ketujuh poin tersebut di antaranya sebagai berikut:

  1. Membuat peta perjalanan lembaga, blueprint atau cita-cita lembaga, mau dibawa kemana arah dan tujuan lembaga dengan kepemimpinan yang dijalankan kepala sekolah.
  2. Kepala sekolah harus salat Tahajud, bersifat murah tanpa biaya, namun efeknya sangat dahsyat sekali. Dengan melaksanakan salat Tahajud dan mendoakan seluruh warga sekolah baik anak didik, teman pendidik di sekolah bahkan wali murid dan lembaga. Pada malam hari sinyal ke Allah sangat kuat sehingga doa akan mudah terkabul.
  3. Mencari jaringan yang sudah sukses.
  4. Sebelum masuk kelas untuk mengajar hendaknya membaca al-Quran.
  5. Adanya perubahan sedikit demi sedikit, misalnya lembaga membuat produk buku materi pembelajaran anak-anak.
  6. Ada training khusus spiritual untuk meningkatkan tingkat spiritualitas guru.
  7. Ada guru mengaji untuk guru agar hafalan guru bisa terkontrol dengan baik.

Sementara itu, Yahya menambahkan bahwa 7 hal tersebut dapat dilaksanakan dengan bertahap, dan semua warga sekolah harus kompak. “Semua harus ada perencanaan yang baik untuk kemajuan dan perkembangan lembaga,” ujarnya.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu