
PWMU.CO – Talkshow “Sex Education” menjadi sorotan utama dalam rangkaian acara Semarak Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (25/5/2025).
Acara yang berlangsung di Auditorium Lt. 23 Gedung At-Ta’awun ini menghadirkan dr Ninuk Dwi Ariningtyas SpOG FICS sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, dr Ninuk menyampaikan urgensi pendidikan seks di kalangan remaja. Berdasarkan data KPAI dan Kemenkes, sebanyak 62,7 persen remaja Indonesia pernah melakukan hubungan seksual di luar nikah, dan 20 persen dari 94.270 kehamilan di luar nikah dialami oleh remaja. Tak hanya itu, 47,8 persen kasus AIDS didominasi oleh kelompok usia muda (20–29 tahun).
“Remaja adalah masa pencarian jati diri. Tanpa pendidikan seks yang tepat, mereka rentan terjerumus ke perilaku berisiko seperti seks bebas dan paparan pornografi,” ujar dr Ninuk.
Ia juga menjelaskan mekanisme adiksi pornografi yang dapat menyebabkan perubahan pada sistem limbik otak dan melemahkan kontrol diri, yang berujung pada gangguan emosional, kognitif, dan perilaku. Faktor penyebab utamanya termasuk rasa penasaran, pengaruh teman sebaya, dan akses internet yang tidak terkontrol.
Dalam sesi ini, dr Ninuk juga memaparkan dampak serius dari seks bebas, seperti risiko terkena penyakit menular seksual (PMS) seperti klamidia, sifilis, gonore, hepatitis B dan C, HIV/AIDS, hingga kanker serviks akibat infeksi HPV.
Sebagai solusi, dr Ninuk menekankan pentingnya peran keluarga, pendidikan agama, dan lingkungan dalam membentuk karakter remaja. “Menunda hubungan seksual sampai siap secara fisik, mental, dan emosional adalah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan masa depan,” pesannya kepada peserta.
Talkshow ini tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga refleksi bersama akan pentingnya pendekatan holistik dalam menjaga kesehatan reproduksi remaja.
Acara ditutup dengan ajakan untuk membangun masa depan yang sehat, berprestasi, dan bertanggung jawab. (*)
Penulis Rahma Ismayanti Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments