
PWMU.CO – SD Muhammadiyah Kompleks Gresik Kampus A dan B mengelar pisah pasrah sebagai seremonial pelepasan siswa kelas VI yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik pada Sabtu, (28/6/2025).
Momen pisah pasrah murid kelas VI SD Mugres tidak hanya diisi dengan seremonial formal dan pemberian penghargaan. Acara ini juga menghadirkan tayangan video kilas balik bertajuk “Jejak Langkah: Perjalanan Tak Terlupakan”. Video ini mampu menyentuh hati hadirin dan membawa suasana haru penuh kenangan.
Video ini diputar sebagai persembahan di momen pisah pasrah yang bertema New Steps, Unforgettable Traces (Langkah Awal, Jejak Tak Terlupakan).
Video dibuka dengan pesan khusus dari para wali kelas yang disampaikan penuh ketulusan dan kasih sayang. Para guru mengenang perjalanan enam tahun mendampingi murid, dari awal masuk sekolah, proses belajar mengajar, hingga momen-momen tumbuh kembang yang mereka saksikan sendiri.
“Teruslah melangkah dengan rendah hati, berani bermimpi, dan jadilah cahaya kebaikan di manapun kalian berada,” ucap salah satu wali kelas dengan mata berkaca-kaca dalam video tersebut.
Satu per satu, para wali kelas menyampaikan ucapan selamat, harapan, dan doa terbaik bagi anak-anak didik mereka. Beberapa murid tampak tidak mampu menahan air mata saat menyaksikan tayangan itu.
Sesi kedua menampilkan momen perpisahan di dalam kelas. Tayangan ini merekam suasana saat para murid mengucapkan salam perpisahan guru mereka, menghadirkan momen haru yang diperkuat oleh alunan musik latar yang lembut dan menyentuh.
“Meski langkah kita berbeda, kenangan yang kita ukir ini bukan soal selamat tinggal, melainkan sampai jumpa,” demikian salah satu kutipan yang muncul dalam video.

Puncak tayangan terjadi pada sesi ketiga, yang memperlihatkan para murid berlari menghampiri guru-guru mereka di halaman sekolah. Para murid perempuan memeluk guru perempuan, sementara murid laki-laki memeluk guru laki-laki.
Tangis dan tawa menyatu dalam pelukan hangat yang menggambarkan kedekatan emosional antara murid dan guru selama enam tahun terakhir.
Video diakhiri dengan adegan para murid berjalan perlahan meninggalkan gerbang sekolah, sambil melambaikan tangan kepada para guru. Sebuah simbol perpisahan sekaligus awal langkah baru menuju masa depan.
“Setiap jejak langkah kami adalah hasil bimbingan dari Bapak/Ibu guru. Terima kasih telah menuntun kami melewati jalan penuh liku dan membentuk kami menjadi pribadi yang lebih baik,” menjadi kalimat penutup dalam video, yang menyentuh hati semua yang menyaksikannya.
Suasana Penuh Haru
Tayangan video ini disambut isak tangis dan tepuk tangan dari hadirin. Banyak orang tua tampak menyeka air mata, sementara para guru pun tidak kuasa menahan haru melihat anak-anak didik mereka siap melangkah ke jenjang berikutnya.
“Video ini bukan sekadar dokumentasi, tapi pengingat bahwa perjalanan bersama anak-anak adalah anugerah luar biasa,” ujar Alfian Mufthi Yafi, salah satu guru usai pemutaran video.(*)
Penulis Syifaul F. Sukmasari Editor Zahrah Khairani Karim






0 Tanggapan
Empty Comments