Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Penutupan KKN UM Surabaya di Desa Gedangan Berlangsung Penuh Kehangatan

Iklan Landscape Smamda
Penutupan KKN UM Surabaya di Desa Gedangan Berlangsung Penuh Kehangatan
Foto bersama kader dan kepala desa (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pada Selasa (19/8/2025), mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) resmi menutup rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Acara penutupan berlangsung di balai desa dengan suasana hangat, penuh keakraban, dan dihadiri oleh perangkat desa, dosen pembimbing lapangan, mahasiswa, serta masyarakat setempat.

Kepala Desa Gedangan membuka acara dengan sambutan yang berisi apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama kurang lebih satu bulan mengabdi di desa. Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN telah memberi warna baru dalam kehidupan warga.

“Kami merasa terbantu dengan berbagai program yang dijalankan, mulai dari edukasi kesehatan, bimbingan belajar anak-anak, pendampingan UMKM, hingga penyuluhan pertanian. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga semangat baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penerimaan hangat masyarakat. Menurutnya, pengalaman tinggal di desa menjadi pelajaran berharga tentang arti kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.

“Kami belajar banyak dari warga Desa Gedangan. Semua sambutan, kerja sama, dan bimbingan dari bapak-ibu sekalian akan selalu kami kenang sebagai pengalaman berharga yang tidak kami dapatkan di ruang kelas,” ungkapnya haru.

Acara penutupan juga diisi dengan sesi dokumentasi bersama. Mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat berfoto penuh keceriaan, mencerminkan eratnya ikatan yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Selama KKN, mahasiswa melaksanakan berbagai program, di antaranya sosialisasi pencegahan DBD dan ISPA, pengolahan limbah menjadi pupuk organik, edukasi literasi digital bagi pemuda, serta kegiatan seni dan olahraga bersama anak-anak desa. Program-program tersebut mendapat apresiasi tinggi karena berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.

Dosen pembimbing lapangan menekankan bahwa KKN bukan hanya kewajiban akademik, melainkan juga bentuk nyata implementasi ilmu di tengah masyarakat. Ia berharap mahasiswa mampu membawa semangat pengabdian ini dalam perjalanan hidup mereka di masa depan.

Dengan ditutupnya KKN pada 19 Agustus 2025, diharapkan hubungan baik antara mahasiswa dan masyarakat Desa Gedangan tetap terjalin. Kebersamaan yang dibangun selama satu bulan menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat melahirkan manfaat besar bagi pembangunan desa. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu