Rumah Sakit Muhammadiyah Tuban menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk program BPJS Kesehatan.
Program CSR BPJS Kesehatan RS Muhammadiyah Tuban ini menyasar 100 peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya masyarakat kurang mampu yang belum terdaftar atau mengalami kendala dalam pembayaran iuran.
Penandatanganan komitmen dilakukan di Ruang Pertemuan Ahmad Dahlan RS Muhammadiyah Tuban, disaksikan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tuban, Lazismu, serta BPJS Kesehatan.
Direktur RS Muhammadiyah Tuban, Ratna Ernawati, menyampaikan bahwa program CSR BPJS Kesehatan RS Muhammadiyah Tuban ini merupakan bentuk gotong royong dan tanggung jawab sosial.
“Kami berharap bantuan ini menjadi jembatan kebaikan bagi masyarakat luas dalam mendapatkan akses layanan kesehatan,” ujarnya.
Melalui program ini, RS Muhammadiyah Tuban akan menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi 100 peserta terpilih dalam periode tertentu. Proses seleksi dilakukan bersama berbagai pihak agar tepat sasaran.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, mengapresiasi langkah RS Muhammadiyah Tuban dalam program CSR BPJS Kesehatan.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperluas cakupan kepesertaan JKN. Saat ini ada tiga rumah sakit Muhammadiyah yang menjadi pelopor program CSR BPJS,” ungkapnya.
Ia menyebutkan tiga rumah sakit tersebut, yaitu RS Aisyiyah Bojonegoro, RS Muhammadiyah Kalitidu, dan RS Muhammadiyah Tuban.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan dokumen komitmen serta penyerahan simbolis bantuan kepada perwakilan peserta.
Program CSR BPJS Kesehatan RS Muhammadiyah Tuban ini diharapkan mampu meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat, sekaligus memastikan layanan medis dapat diakses tanpa hambatan biaya.





0 Tanggapan
Empty Comments