Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan bertema “Pubertas Remaja” pada Jumat, (30/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Mas Mansyur Kreatif 20 dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 4 hingga kelas 6 dengan penuh antusias.
Penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai berbagai perubahan yang terjadi pada masa pubertas serta cara menjaga kesehatan tubuh secara tepat selama masa tersebut.
Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Komite Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya dengan pihak sekolah sebagai wujud kepedulian terhadap tumbuh kembang peserta didik.
Penyuluhan Kesehatan Pubertas Remaja
Acara dibuka oleh Tara yang bertugas sebagai MC. Suasana semakin hidup saat memasuki sesi utama yang disampaikan oleh keynote speaker, dr. Khilmi Ainun Nadliroh dari Puskesmas Sidoarjo.
Dalam pemaparannya, dr. Khilmi menjelaskan materi pubertas dengan bahasa yang sederhana, mudah dipahami, serta diselingi candaan ringan sehingga para siswa tetap fokus dan tidak merasa canggung.
Para siswa terlihat menyimak dengan seksama setiap penjelasan yang disampaikan. Meskipun sebagian tampak malu-malu, rasa ingin tahu mereka tetap besar. Salah satu siswa kelas 5 bernama Lanang memberanikan diri bertanya.
“Bu dokter, apakah mimpi basah itu juga terjadi pada perempuan remaja?” Pertanyaan tersebut membuat dr. Khilmi merasa takjub dengan keberanian dan keingintahuan para siswa. Dengan tenang dan penuh kehati-hatian, dr. Khilmi memberikan penjelasan yang edukatif dan sesuai usia.
“Pada masa pubertas, tubuh akan menghasilkan keringat lebih banyak. Oleh karena itu, kalian harus menjaga kebersihan dan kesehatan kulit agar tidak terjadi iritasi atau gatal,” ujar dr. Khilmi saat menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan diri kepada para siswa.
Untuk menjaga perhatian siswa tetap optimal, dr. Khilmi juga memberikan pertanyaan dan menyiapkan reward bagi siswa yang mampu menjawab dengan benar. Hal ini membuat suasana semakin meriah dan interaktif.
“Hore, aku bisa menjawab pertanyaan!” ungkap Fitra, siswa kelas 6 Din Syamsuddin, dengan penuh semangat.
Melalui kegiatan ini, pihak komite sekolah, guru, dan orang tua berharap agar para siswa mampu memahami perubahan yang akan mereka alami pada masa pubertas. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan tidak muncul rasa khawatir berlebihan, serta siswa dapat berkomunikasi secara terbuka dengan orang tua dan guru apabila mengalami perubahan fisik maupun emosional selama masa pubertas. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments