Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Perdana Tampil, Paskibra Al Mizan Bikin Haru di Upacara Akbar

Iklan Landscape Smamda
Perdana Tampil, Paskibra Al Mizan Bikin Haru di Upacara Akbar
Suasana upacara akbar saat pengibaran bendera. (Humas Al Mizan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Langkah tegap sembilan santri Al Mizan Muhammadiyah Lamongan mengiringi detik-detik sakral pengibaran bendera merah putih pada Upacara Akbar Milad ke-40 Panti Asuhan Muhammadiyah Cabang Lamongan dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Ahad (17/8/2025) pagi.

Meski perdana tampil, Tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Al Mizan berhasil memimpin jalannya upacara dengan penuh semangat dan percaya diri.

Ketua Tim Paskibra, Abil Hasan, siswa kelas 6, menceritakan bahwa pasukan yang bertugas tidak terpilih secara sembarangan. “Kami melalui proses seleksi yang panjang, hingga akhirnya ditetapkan sembilan orang untuk menjadi pasukan pengibar bendera,” jelasnya.

Kesembilan anggota itu adalah Riskiy Dwi Setiawan, Muhammad Miftakhur Rosyidi, Khoiruzzad, Anhadz Alimunir, Irsyad Syafakhrudin, Argana Kawiswara Sakti, Nova Bayu, M. Fathin Ramadhan, dan M. Jadid Al Amru.

Mereka berasal dari kelas 4 hingga kelas 6 Panti Asuhan dan Pondok Pesantren (PA dan PP) Al Mizan Muhammadiyah Lamongan

Latihan Intensif

Di bawah bimbingan pelatih Yusuf Reza, tim Paskibra berlatih keras untuk mempersiapkan penampilan perdana ini. Latihan hanya dilakukan dua kali, ditambah satu kali gladi kotor yang dijalani secara maksimal.

“Walaupun waktunya terbatas, kami ingin tampil sebaik mungkin. Rasanya tegang sekaligus bangga bisa mengibarkan bendera merah putih di momen bersejarah ini,” ungkap Abil.

Salah satu anggota, Riskiy Dwi Setiawan, juga membagikan kesannya. “Ini pengalaman yang luar biasa. Bagi saya, bisa menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera adalah kebanggaan tersendiri,” katanya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Tim Paskibra saat jalan mendekati tiang bendera. (Alfain/PWMU.CO)

Ekspresi Santri di Detik Sakral

Saat bendera merah putih mulai dikibarkan, suasana hening menyelimuti halaman asrama. Ratusan santri berdiri tegap, sebagian tampak menahan haru. Beberapa di antara mereka bahkan terlihat menitikkan air mata saat menyanyikan Indonesia Raya dengan penuh penghayatan.

Bagi keluarga besar Al Mizan, momen ini bukan hanya perayaan, melainkan pengingat akan perjuangan para pendiri bangsa dan para pendahulu Al Mizan yang dengan penuh keikhlasan membangun lembaga ini hingga berusia 40 tahun.

Semangat Kemerdekaan

Bagi tim Paskibra, tugas ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga bentuk pengabdian. Pesan yang mereka sampaikan usai bertugas begitu dalam: semoga peringatan Milad ke-40 Al Mizan yang bertepatan dengan HUT ke-80 RI membangkitkan semangat seluruh keluarga besar Al Mizan dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan perjuangan.

Tim Paskibra Al Mizan telah membuktikan, meski baru pertama kali tampil, tekad dan latihan yang penuh kesungguhan mampu menghasilkan penampilan yang membanggakan. Sebuah langkah kecil, namun penuh makna, untuk generasi berkemajuan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu