SMA Muhammadiyah 7 Surabaya (SMAMSEVEN) menyelenggarakan kegiatan talk show bertema “Menumbuhkan Kepemimpinan dan Kemandirian: Peran IPM dan Hizbul Wathan dalam Membentuk Karakter Pelajar”.
Adapun kegiatan ini terlaksana dalam rangka pergantian kepengurusan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan Hizbul Wathan (HW).
Lebih lanjut, kegiatan ini berlangsung pada Rabu (17/12/2025) di Aula SMAMSEVEN yang diikuti oleh pengurus IPM, HW, serta siswa sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kepemimpinan pelajar.
Hadirkan Ketua MPID PDM Surabaya
Talk show ini menghadirkan Ustadz H Andi Hariadi, selaku Ketua MPID Kota Surabaya (Majelis Pustaka, Informatika, dan Digitalisasi) PDM Kota Surabaya, sebagai narasumber utama.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami peran strategis organisasi pelajar Muhammadiyah dalam membentuk pribadi yang mandiri, berkarakter, serta siap menghadapi dinamika zaman.
Dalam penyampaiannya, Ustadz Andi menegaskan bahwa kader pelajar Muhammadiyah harus berpegang pada prinsip dakwah Muhammadiyah sebagai landasan dalam berorganisasi dan bermasyarakat.
Prinsip tersebut meliputi mengajak kepada kebaikan, memberikan teladan, menggembirakan, adanya progres dan perubahan, keberlanjutan, kemanfaatan, serta menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi.
“Prinsip dakwah Muhammadiyah bukan sekadar mengajak, tetapi juga memberi teladan dan menggembirakan. Dakwah harus menghadirkan progres, perubahan, keberlanjutan, kemanfaatan, serta menjadi solusi bagi persoalan umat dan pelajar di lingkungannya” ujarnya.
9 Karakter Muhammadiyah bagi Pelajar
Selain itu, Ustadz Andi juga memaparkan sembilan karakter Muhammadiyah yang penting dimiliki pelajar untuk menghadapi perkembangan zaman.
Yaitu berpaham Islam berkemajuan, bermisi dakwah dan tajdid, berideologi moderat, bersistem organisasi modern dan berjejaring, memiliki amal usaha yang berkeunggulan.
Selain itu, juga berperan aktif memajukan umat dan bangsa, berwawasan kesemestaan, tidak berpolitik praktis, serta menjadi suri teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, IPM dan Hizbul Wathan merupakan ruang pembelajaran yang tepat bagi pelajar untuk menumbuhkan nilai-nilai tersebut secara nyata.
Dengan adanya kegiatan ini SMAMSEVEN berkomitmen akan terus mendukung kegiatan organisasi siswa sebagai sarana penguatan nilai keislaman, kepemimpinan, dan pembentukan karakter pelajar yang berkemajuan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semoga IPM dan Hizbul Wathan SMAMSEVEN mampu melahirkan generasi pelajar Muhammadiyah yang mandiri, berdaya saing, serta siap berkontribusi positif bagi umat dan bangsa.
Kepala SMA Muhammadiyah 7 Surabaya, Rufiah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan siswa di lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan talk show ini, kami berharap IPM dan Hizbul Wathan mampu menjadi wadah pembinaan kepemimpinan dan kemandirian pelajar. Sehingga siswa tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga berkarakter dan mampu menjadi teladan bagi lingkungannya” ungkapnya.






0 Tanggapan
Empty Comments