Direktur Ma’had Umar bin al-Khattab Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), Dr. Thoat Stiawan, M.H.I., menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) ke-5 Asosiasi Pengelola Asrama Mahasiswa (ASLAMA) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Kegiatan ini berlangsung pada (29–31/1/2026) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Ma’had Sebagai Jantung Pendidikan Karakter
Kehadiran Dr. Thoat Stiawan dalam forum ini bertujuan untuk memperkuat posisi Ma’had sebagai pusat pengaderan yang strategis. Dalam Seminar Nasional bertajuk “Penguatan Peran dan Fungsi Asrama Mahasiswa/Ma’had dalam Pendidikan Karakter Mahasiswa di PTMA”, beliau menegaskan bahwa pengelolaan asrama harus terus bertransformasi.
“Ma’had bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ‘jantung’ pendidikan karakter. Melalui forum MUNAS ini, kami berkomitmen agar Ma’had Umar bin al-Khattab UMSURA mampu melahirkan kader yang tidak hanya cerdas akademik, tapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak yang kokoh,” ujar Dr. Thoat Stiawan.
Dukungan Pimpinan Pusat dan Rektor UMS
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, seperti Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., Dr. Muhammad Samsudin, S.Ag., M.Pd., dan Dr. Ghoffar Ismail, S.Ag., M.A. yang memberikan arahan terkait standardisasi asrama mahasiswa PTMA.
Acara yang berlangsung khidmat ini resmi ditutup oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Harun. Dalam sambutan penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat para pengelola asrama dari seluruh Indonesia untuk terus bersinergi membangun generasi emas Muhammadiyah.
Dengan mengikuti agenda nasional ini, Ma’had Umar bin al-Khattab UMSURA siap membawa pulang inovasi dan strategi baru dalam membina mahasiswa yang religius, mandiri, dan berkarakter unggul sesuai visi Islam Berkemajuan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments