Pendidikan merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan individu sekaligus perkembangan masyarakat. Dalam proses tersebut, siswa memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pembelajar, tetapi juga sebagai agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Melalui pembinaan karakter dan keterlibatan aktif, siswa diharapkan mampu memberi manfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat.
Sebagai upaya mewujudkan hal tersebut, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage melaksanakan program Orang Tua Mengajar untuk siswa kelas VI pada Jumat (23/1/2026). Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat di auditorium sekolah ini menjadi sarana penguatan karakter dan wawasan siswa.
Kepala SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Nur Suciati, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua yang terlibat aktif dalam program tersebut.
“Kami berharap kerja sama ini dapat terus terjalin, sehingga anak-anak memperoleh bekal nyata untuk mengembangkan inovasi yang bermanfaat, tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Kegiatan Orang Tua Mengajar diikuti oleh 103 siswa kelas VI. Antusiasme siswa terlihat sejak awal acara hingga sesi penyampaian materi. Mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian dan semangat.
Program ini semakin bermakna dengan kehadiran narasumber berkompeten, Dr. Eva Wany, SE., M.Ak., CSRs. Melalui materinya, siswa diajak memahami pentingnya penguatan karakter, kemandirian, dan peran aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage optimistis kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas, membangun keteladanan, serta memotivasi siswa agar mampu berkontribusi positif di masyarakat. Kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua dinilai sebagai kunci keberhasilan pendidikan yang berkelanjutan.
Dalam sesi penutup, siswa juga diajak untuk menghargai setiap proses dalam kehidupan dan tidak membandingkan diri dengan orang lain. Setiap individu memiliki keunikan, waktu, dan jalan masing-masing untuk meraih kesuksesan, sebagaimana filosofi pohon bambu yang membutuhkan waktu lama untuk tumbuh kuat.
Selain itu, siswa diingatkan untuk senantiasa mencintai dan menghormati orang tua serta ustadz dan ustadzah, serta mendoakan mereka sebagai bagian dari pembentukan karakter yang berakhlak mulia. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments