Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUDDASMEN) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik menegaskan pentingnya personal branding bagi guru Aisyiyah dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang semakin kompetitif. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru yang diikuti oleh para pendidik PAUD dan TK Aisyiyah se-Kabupaten Gresik, Kamis (14/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para guru agar tidak hanya unggul dalam kemampuan mengajar, tetapi juga mampu membangun citra diri sebagai pendidik profesional, inspiratif, dan berkarakter. Personal branding dinilai menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Aisyiyah.
Kegiatan yang digelar di aula lantai 2 TK Aisyiyah 36 PPI Manyar ini mengambil tajuk Workshop Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Aisyiyah dengan tema Coding, Kecerdasan Artifisial dan Bilingual Untuk Anak Usia Dini. Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB menghadirkan juga dua orang narasumber dari SD Muhammadiyah 1 Manyar (SDMM), Ria Pusvitasari, M.Pd dan seorang praktisi pendidikan Mas Darul Ihsan, M.Pd.
Personal Branding
Dalam sambutannya, Musyrifah, S.Ag., Ketua Majelis PAUDDASMEN PDA Gresik menyampaikan dihadapan 200 peserta workshop bahwa guru memiliki peran strategis sebagai wajah sekolah. Oleh karena itu, setiap guru perlu menunjukkan personal branding yang baik, kompetensi, integritas, serta komitmen dalam mendidik generasi sejak usia dini.
“Personal branding bukan sekadar pencitraan, melainkan bagaimana guru menampilkan kualitas diri melalui kinerja nyata, etika, cara komunikasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya guru untuk terus belajar, mengikuti pelatihan, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan diri.
Lembih lanjut Musyrifah, S.Ag. melanjutkan bahwa dengan hadirnya kemandirian IGABA ini diharapkan IGABA terus untuk bertumbuh, tampil prima, tidak boleh lemah semangat, berwibawa, dan memukau dengan prestasi.
“Cetak prestasi sebanyak – banyaknya baik guru maupun sekolah dalam bidang apapun agar guru dan sekolah Aisyiyah menjadi satu kesatuan tubuh yang mampu membuktikan kemandiriannya,” tuturnya.
Pesan untuk terus membangun koordinasi yang baik dari tingkat daerah, cabang, hingga ranting dan melibatkan semua elemen akan memperkokoh keberadaan Aisyiyah sebagai salah satu lembaga besar.
“Terus belajar untuk bisa memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik karena tanpa konumikasi yang baik maka akan dapat menyebabkan munculnya hal – hal yang tidak baik dan cara komunikasi yang baik adalah salah stu bagian dari personal branding,” imbuhnya.
Melalui workshop ini, Majelis PAUDDASMEN PDA Gresik berharap para guru Aisyiyah semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi sekaligus membangun personal branding yang positif. Dengan demikian, kualitas layanan pendidikan di lingkungan Aisyiyah dapat terus meningkat dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi masa depan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments