Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Permainan Tradisional Warnai UAS Mahasiswa PGSD UMG

Iklan Landscape Smamda
Permainan Tradisional Warnai UAS Mahasiswa PGSD UMG
Mahasiswa PGSD UMG Jalani UAS Permainan Tradisional dengan Praktik Langsung (Novita/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana halaman Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Kamis (18/12/2025), tampak ramai oleh aktivitas mahasiswa yang memainkan berbagai permainan tradisional, seperti gobak sodor dan peletokan bambu. Aktivitas tersebut bukan merupakan aksi demonstrasi ataupun kegiatan nonakademik, melainkan bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Permainan Tradisional pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

UAS mata kuliah tersebut dilaksanakan dalam bentuk praktik pembuatan dan permainan langsung berbagai permainan tradisional. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata dalam mengenal, memainkan, serta memahami nilai edukatif permainan tradisional yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di sekolah dasar.

Di area terbuka dekat taman kampus, mahasiswa PGSD tampak mengikuti kegiatan dengan antusias. Salah satu permainan yang dibuat dan dimainkan adalah peletokan bambu. Beberapa mahasiswa terlihat berjongkok sambil mengarahkan peletokan ke depan dengan penuh konsentrasi. Aktivitas tersebut disaksikan oleh teman-temannya yang memberikan perhatian dan dukungan. Lingkungan kampus yang rindang dengan lalu lintas kendaraan di sekitar area menambah suasana kegiatan terasa santai dan alami.

Permainan peletokan bambu menjadi media pembelajaran yang melatih ketangkasan, fokus, serta koordinasi gerak mahasiswa. Melalui praktik ini, mahasiswa tidak hanya belajar memainkan alat permainan tradisional, tetapi juga memahami aturan permainan serta aspek keselamatan dalam penggunaannya. Hal tersebut penting sebagai bekal ketika kelak memperkenalkan permainan tradisional kepada peserta didik di sekolah dasar.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mempraktikkan berbagai tahapan, mulai dari menyiapkan bahan bambu, menentukan posisi tubuh yang tepat, teknik pembidikan, hingga etika bermain di ruang terbuka. Suasana kegiatan diwarnai tawa ketika peletokan berhasil mengenai sasaran maupun saat percobaan belum berhasil. Meskipun demikian, seluruh rangkaian kegiatan tetap berlangsung tertib dan menjunjung sportivitas.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak menyadari bahwa permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang tidak kalah dibandingkan permainan berbasis gawai. Selain melatih kemampuan motorik, permainan tradisional juga berperan dalam pengembangan keterampilan sosial, kerja sama, serta pelestarian budaya lokal yang relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran sekolah dasar.

Kegiatan UAS ditutup dengan sesi refleksi bersama dan pengambilan dokumentasi. Mahasiswa berharap praktik pembelajaran berbasis permainan tradisional seperti ini dapat terus dilaksanakan agar calon guru sekolah dasar tetap memiliki kedekatan dengan budaya permainan anak serta mampu mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran di masa mendatang.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, pelaksanaan UAS ini menjadi salah satu upaya Program Studi PGSD UMG dalam menjaga keberlanjutan permainan tradisional sebagai bagian dari pembelajaran yang kontekstual dan berakar pada budaya lokal. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu