Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pertemanan yang Menyelamatkan atau Menjerumuskan

Iklan Landscape Smamda
Pertemanan yang Menyelamatkan atau Menjerumuskan
Pertemanan yang Menyelamatkan atau Menjerumuskan. Foto: Ilustrasi AI/PWMU.CO
Oleh : Abdul Hafid, Mahasiswa STIT Muhammadiyah Bojonegoro

Dalam hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari, kita sering menilai kualitas pertemanan dari lamanya waktu yang dihabiskan bersama teman, untuk bersenang-senang, bercanda, atau bermain. Namun, pernahkah kita sejenak berpikir: “Apakah pertemanan ini menambah kebaikan atau malah menjerumuskan dalam penyesalan?”

Al-Qur’an memberikan peringatan agar kita tidak salah memilih pergaulan. Allah SWT berfirman:
اَلْاَ خِلَّآءُ يَوْمَئِذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ
“Teman-teman karib pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa.” (QS. Az-Zukhruf 43:67)

Ayat ini menunjukkan bahwa pertemanan yang dibangun atas dasar keduniawian dan kemaksiatan akan berubah menjadi permusuhan di akhirat. Sebaliknya, pertemanan yang didasari ketakwaan tetap terjaga.

Imam Ibnu Katsir menjelaskan, di hari perhitungan, setiap orang akan menyadari bahwa teman dekatnya semasa di dunia justru menjadi penyebab berpalingnya dari jalan Allah SWT. Mereka saling menuduh dan melaknat karena merasa telah disesatkan, sebuah penyesalan yang tak berakhir.

Namun, bagi orang yang berteman atas dasar ketakwaan, pertemanan itu berbeda. Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa takwa berarti ikatan yang menjaga pertemanan tetap harmonis, dibangun dengan ketaatan kepada Allah SWT, bukan ego atau kepentingan sesaat. Teman yang bertakwa akan memberi semangat saat kita putus asa, menghibur saat bersedih, serta menasehati agar kembali ke jalan kebaikan.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Inilah pertemanan yang melampaui ruang dan waktu: saling mencintai karena Allah dan memberi syafaat di akhirat. Dalam Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali menekankan, “Janganlah engkau berteman kecuali dengan orang yang dapat memberikan manfaat bagimu dalam urusan agamamu.”

Teman yang bertakwa adalah orang yang kehadirannya membuat kita semakin dekat kepada Allah, yang mengingatkan sholat di tengah kesibukan, menguatkan saat ingin menyerah, dan menjadi penasehat ketika berbuat salah.

Selektif dalam memilih teman bukan keangkuhan. Ini upaya menjaga keselamatan dunia dan akhirat. Penyesalan datang ketika pertemanan di dunia menjadi penghambat perjalanan menuju ridhonya Allah SWT.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡