
PWMU.CO – “Tiga tahun yang penuh warna. Tawa, tangis, jatuh, dan bangun. Semua telah kita rasakan. Dan ke depannya akan menjadi kenangan yang akan selalu hidup di hati kita semua.” Demikian pembukaan Tsabita Rahma Maulida, perwakilan lulusan Angkatan 46 SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo saat memberikan pesan dan kesan di acara Tasyakuran Kelulusan Kelas XII dan Launching Dormitory di Auditorium AR Fachruddin, Sabtu (10/5/2025).
“Kami sadar tak akan ada capaian yang berarti tanpa dukungan dari orang tua, guru, dan sahabat, serta lingkungan sekolah yang luar biasa di Smamda Sidoarjo. Terima kasih tak akan pernah bisa membalas pengorbanan yang telah dilakukan oleh kalian semua,” ujarnya.
Gadis yang akrab disapa Tata ini menambahkan bahwa semua capaian akademik dan nonakademik, maupun terwujudnya karakter yang positif, merupakan buah dari kerja keras, doa, serta cinta yang tak pernah putus dari orang tua dan guru.
“Terima kasih atas seluruh pengorbanannya. Semoga kalian selalu sehat, untuk menemani kami menemui kesuksesan kami di masa depan. Semoga semua pencapaian ini bisa sedikit mengurangi rasa lelah kalian semua. Tolong terus doakan kami. Please don’t stop loving us,” tambah Tata penuh haru.
Putri pasangan Eko dan Endang ini juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu Guru Smamda Sidoarjo. Ungkapan terima kasih ini karena para guru tidak pernah menyerah dan selalu bersabar selama membimbing.
“Terima kasih Bapak Ibu Guru yang telah sabar dalam membimbing kami. Terima kasih telah memaafkan kami,” lanjutnya.
Khusus kepada almamater, Smamda Sidoarjo, Tata mendoakan agar tetap menjadi sekolah unggul dan berprestasi. Smamda Sidoarjo bukan lagi sekadar institusi pendidikan. Smamda sudah menjadi rumah kedua.
“Tempat kami belajar menjadi insan global tanpa kehilangan karakter dan fakta, bahwa kita adalah kader-kader Muhammadiyah,” tegas murid XII-1 ini.
Kepada sahabat Grafico, sahabat lulusan Angkatan 46, ia memberi ibarat kesuksesan sebagai angka 100. Angka 100 tidak hanya bisa dicapai oleh 50 tambah 50. Bisa jadi angka 100 juga dicapai dengan 75 ditambah 25.
“Oleh karena itu, seperti disampaikan Profesor Abdul Mu’ti, kesuksesan tidak hanya dicapai dengan satu jalan. Kesuksesan bisa dicapai dari segala arah,” pungkas Tata.
Tata merupakan lulusan Smamda Sidoarjo Angkatan 46. Ia termasuk murid yang berhasil masuk Psikologi Unair lewat jalur SNBP bersama 34 teman lainnya.
Penulis Moh Ernam Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments