
PWMU.CO – Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Campurejo, Rofi’ud Darojat ST menyampaikan pesan inspiratif kepada wali siswa pada acara wisuda purna siswa MI Muhammadiyah 2 (MI Mutwo) Campurejo, Ahad (23/6/2024).
Acara wisuda yang biasanya diselenggarakan di halaman madrasah, kali ini diadakan di Hall Samudera Beach Resort Tanjung Kodok, Paciran, Lamongan.
MI Mutwo, yang merupakan Amal Usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, dikelola oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Campurejo.
Dalam sambutannya, Rofi’ud Darojat menekankan bahwa kecerdasan anak tidak hanya terbatas pada aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik.
Ia juga menyoroti pentingnya kecerdasan soft skill, yang meliputi keterampilan sosial, komunikasi, dan kecerdasan sosial lainnya.
“Soft skill adalah kemampuan komunikasi, karakteristik seseorang, kecerdasan sosial yang melekat, serta kemampuan beradaptasi dengan baik dalam kehidupan maupun dunia kerja,” jelasnya.
Rofi’ud Darojat menambahkan bahwa soft skill sangat penting di dunia kerja, mencakup keterampilan komunikasi, manajemen waktu, motivasi, dan kecerdasan emosional.
“Sementara hard skill membantu menyelesaikan pekerjaan, soft skill membantu seseorang berkembang dengan kemampuan berinteraksi positif dengan orang lain.”
Ia juga menjelaskan beberapa jenis kecerdasan soft skill yang perlu diasah oleh anak-anak:
Kesatu, Keberanian dan Percaya Diri. “Dengan percaya diri, seseorang dapat mengatasi rasa takut dan lebih berani menghadapi tantangan,” katanya.
Percaya diri juga memudahkan pengambilan keputusan dan mengurangi ketergantungan pada orang lain.
kedua, Kemauan Kuat. Kemauan adalah kemampuan untuk mengendalikan tindakan sendiri demi mencapai tujuan jangka panjang.
“Kemauan juga mencakup pengendalian diri, disiplin, dan keteguhan hati,” tambahnya. Kemauan ini penting untuk memimpin diri sendiri dan memutuskan suatu hal dengan baik.
ketiga, Jiwa Pantang Menyerah, seseorang dengan karakter pantang menyerah mampu memotivasi dan menularkan semangat positif kepada lingkungan sekitarnya. Pantang menyerah juga berarti gigih dalam mencapai yang diinginkan.
keempat, Adaptif, perilaku adaptif adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan norma atau standar yang berlaku di lingkungan.
“Individu yang adaptif dapat berperilaku sesuai dengan norma lingkungannya,” ujarnya.
Sebelum menutup sambutannya, Rofi’ud Darojat memberikan pesan singkat kepada dewan guru MI Mutwo, “Jadilah bapak/ibu guru yang selalu dirindukan kehadirannya oleh siswa.”
Penulis Nurkhan Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan






0 Tanggapan
Empty Comments