Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan menggelar Napak Tilas Pendiri, Sabtu (16/8/2025), sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-40 tahun.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua PCM Lamongan, Drs KH Saifuddin Zuhri MAg, dengan ditandai pemukulan gong. Ia didampingi oleh Ketua PDM Lamongan Drs KH Shodikin MPd, jajaran pengurus, serta para mudir dan wakil mudir Al Mizan.
Silaturahim yang Mengundang Rahmat
Dalam sambutannya, KH Saifuddin Zuhri menegaskan bahwa kebersamaan di momen napak tilas bukan sekadar pertemuan biasa.
“Karena kita bisa bersilaturahim, kita semua bisa bertemu. Mudah-mudahan ini menjadi amal saleh yang diterima Allah Swt, sekaligus cara mendulang rahmat-Nya. Rahmat itulah yang insyaallah akan mengantarkan kita menuju surga,” ungkapnya.
Menapak Jejak Pendiri
KH Saifuddin menjelaskan, napak tilas berarti menelusuri jejak perjalanan para pendiri. Ia mengingatkan nama almarhum KH Drs Muhammad Syukron sebagai tokoh sentral, yang kemudian diikuti oleh para pendiri lain yang bahu-membahu merintis Al Mizan.
“Kita yang hidup hari ini harus melanjutkan jejak itu. Perjuangan para pendiri dulu dilakukan dengan penuh semangat. Maka kita sekarang harus lebih giat, lebih bersemangat, tanpa mengenal lelah,” pesannya.
Bersyukur dengan Meneruskan Perjuangan
KH Saifuddin juga menekankan pentingnya bersyukur atas jasa para pendiri. Baginya, berterima kasih kepada manusia adalah bagian dari bersyukur kepada Allah.
“Siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah. Maka mari kita berterima kasih kepada para pendiri Al Mizan. Karena dengan bersyukur, Allah berjanji akan menambah nikmat-Nya,” jelasnya seraya mengutip firman Allah dalam QS Ibrahim:7.
Ia optimis, dengan semangat syukur, keberkahan Al Mizan akan terus bertambah. “Hari ini sudah ada Al Mizan 1, 2, 3, dan 4. Insyaallah ke depan akan terus bertambah lagi,” ujarnya penuh keyakinan.

Melanjutkan Jalan Kebaikan
Menutup sambutannya, KH Saifuddin mengajak seluruh jajaran pengurus, ustadz, guru, hingga wali santri untuk meneruskan perjuangan para pendiri.
“Terima kasih kita kepada mereka harus diwujudkan dengan melanjutkan perjuangannya. Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk melangkah lebih baik, sehingga Al Mizan terus memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya.
Setelah sambutan, acara resmi dimulai dengan pembacaan basmalah bersama. Gong pun ditabuh, menandai langkah baru Al Mizan dalam melanjutkan jejak panjang 40 tahun perjuangan para pendirinya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments