
PWMU.CO – Pesan penting, Human Resources and General Affair (HRGA) Divison Head PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Sidoarjo kepada SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng Banyuwangi, Selasa (3/6/2025).
Pesan tersebut disampaikan oleh HRGA Divison Head PT MPM, Rita Djohar saat wawancara langsung dengan kontributor PWMU.CO di acara Focus Group Discussion (FGD) Pos Ahass Tefa Regional Jawa dan Bali yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) Jakarta di SMK Muda Genteng.
Kegiatan ini diikuti official PT AHM, PT MPM, serta perwakilan Sekolah Binaan Astra Honda Motor Regional Jawa dan Bali.
Sebelumnya Rita Djohar menyampaikan alasan mengapa MPM memilih SMK Muda Genteng ini sebagai tempat FGD diselenggarakan.
“Ini bisa jadi percontohan, karena sudah dapat penghargaan dari AHM,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan bahwa Pos Ahass Tefa SMK Muda Genteng ini yang kami banggakan untuk ditunjukkan kepada yang lain. Lantaran prestasinya yang bagus serta unit entrinya yang sudah cukup besar.
“Sudah bisa seperti Ahass beneran,” tandasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan Poss Ahass Tefa SMK Muda Genteng merupakan unggulan, seperti telah disampaikan AHM yang masuk 3 besar nasional.
Sementara itu, pada saat ditanya bagaimana cara menanamkan soft skill peserta didik sesuai standar industri, HRGA Divison Head PT MPM itu menjelaskan bahwa membentuk soft skill itu bukan sesuatu yang bisa disulap sehari atau diajarkan langsung jadi. Tapi itu harus dilakukan secara terus-menerus. Mereka harus mengetahui terlebih dulu soft skill apa yang harus mereka punyai.
“Lalu bagaimana caranya? Itu bukan sehari dibangun, harus terus-menerus dan diingatkan. Bisa juga menggunakan poster, apa yang harus mereka lakukan.
Selanjutnya untuk menanamkan soft skill peserta didik yang tak kalah pentingnya adalah teladan dari para guru. Sehingga peserta didik dapat mencontohnya.
Terkait bagaimana upaya untuk peningkatan sumberdaya manusia, khususnya guru Teknik Sepeda Motor (TSM), Rita Djohar menjelaskan bahwa MPM telah menjalankan program sertifikasi guru TSM untuk menjadi asesor.
Namun ia berharap guru jangan hanya menunggu dari MPM saja, karena teknologi terus maju. Bisa melihat di internet untuk mencari informasi. Kita bisa belajar sesuatu dengan sangat mudah.
Jadi, selain mendapatkan pengetahuan dari main dealer dan AHM, maka guru tersebut juga bisa mencari dari tempat yang lain.
Di akhir wawancara, Rita Djohar berharap untuk tahun ini Pos Ahass Tefa SMK Muda Genteng, unit entrinya mampu menembus 500 unit, sehingga ke depannya dapat lebih baik lagi. Untuk itu ia berpesan agar meningkatkan promosinya.
“Saya lihat promosinya masih alami, coba berdayakan jurusan Animasi untuk membikin promosi yang baik, sehingga Poss Ahass Tefa SMK Muda Genteng ini lebih dikenal banyak orang,” pesannya.
Penulis Taufiqur Rohman Editor ‘Aalimah Qurrata A’yun





0 Tanggapan
Empty Comments