Generasi Z tengah menjadi kekuatan baru dalam menggerakkan roda ekonomi Indonesia. Dengan semangat inovatif, pola pikir terbuka, dan kemampuan beradaptasi tinggi, mereka melahirkan cara baru dalam bekerja dan berkreasi di dunia digital. Fenomena inilah yang diulas dalam Podium PodcastPWMU TV bertajuk “Drone Economic Gen Z: Lincah, Adaptif, dan Mengendalikan Masa Depan Ekonomi”, tayang perdana pada Jumat (10/10/2025) pukul 21.00 WIB di kanal YouTube PWMU TV.
Podcast yang dipandu oleh Agus Wahyudi ini menghadirkan narasumber Abdullah Abu Bakar, anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, untuk mengulas lebih dalam bagaimana generasi muda membentuk lanskap ekonomi baru yang lebih gesit dan dinamis.
Ekonomi Baru Anak Muda
Dalam perbincangan tersebut, Abdullah Abu Bakar menjelaskan bahwa Gen Z kini tidak sekadar menjadi konsumen teknologi, tetapi juga motor penggerak ekonomi berbasis inovasi. Mereka menciptakan peluang kerja baru melalui ekosistem digital dan kewirausahaan kreatif.
“Kalau dulu kita bicara ekonomi industri, sekarang Gen Z sudah membawa kita pada ekonomi yang lebih cair. Mereka bekerja lintas platform, berpikir lintas batas, dan berani mengambil risiko,” ungkap Abdullah.
Menurutnya, perkembangan teknologi telah melahirkan ekonomi model baru yang ia sebut sebagai drone economic—yakni ekonomi yang bergerak lincah, mandiri, dan mampu beradaptasi di berbagai medan. Seperti drone yang bisa bermanuver di ruang sempit maupun terbuka, generasi muda kini punya fleksibilitas untuk mengubah arah sesuai kebutuhan dan peluang.
Lincah, Adaptif, dan Kreatif
Abdullah menekankan bahwa kelincahan ekonomi Gen Z tidak lepas dari kemahiran mereka memanfaatkan teknologi digital. Banyak di antara mereka yang sukses membangun usaha kreatif dari rumah, mengandalkan jaringan internet dan ide-ide segar.
“Anak muda sekarang tidak harus punya kantor megah. Cukup dengan laptop dan koneksi internet, mereka bisa menjual ide, desain, bahkan sistem digital ke seluruh dunia,” ujarnya.
Host Agus Wahyudi menanggapi bahwa perubahan ini juga menuntut sistem pendidikan dan kebijakan publik untuk ikut bertransformasi. Dunia pendidikan, kata Agus, tidak bisa lagi memaksa generasi muda mengikuti pola lama.
“Gen Z harus diberi ruang belajar yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berbasis pengalaman. Mereka tidak bisa dikurung dalam pola belajar yang kaku,” katanya.
Keduanya sepakat bahwa masa depan ekonomi tidak lagi bergantung pada kekuatan modal besar, tetapi pada daya adaptasi dan kecepatan berpikir.
Kemandirian dan Nilai dalam Ekonomi Baru
Namun, Abdullah juga menegaskan bahwa adaptif bukan berarti kehilangan arah. Generasi muda, menurutnya, tetap harus memiliki kompas moral dan visi kebangsaan agar tidak terseret arus pragmatisme ekonomi global.
Ia mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 menjadi pelajaran penting tentang ketahanan dan kreativitas anak muda. Di tengah keterbatasan, banyak bisnis baru tumbuh—dari kuliner daring hingga platform digital lokal—yang membuktikan daya juang generasi ini.
“Krisis justru melahirkan inovasi. Banyak ide besar muncul dari keterdesakan. Dan itu ciri khas generasi yang adaptif,” ujar Abdullah.
Dalam konteks kebijakan, ia mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi agar mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang mendukung kreativitas generasi muda. Program pelatihan, inkubasi bisnis, hingga dukungan regulasi menjadi kunci untuk mempercepat lahirnya wirausaha baru.
PWMU TV: Ruang Inspirasi dan Dialog Publik
Program Podium Podcast PWMU TV selama ini menjadi ruang dialog terbuka yang mengangkat isu-isu aktual dengan gaya santai namun penuh makna. Melalui pendekatan edutainment, PWMU TV berupaya menghubungkan gagasan besar dengan realitas masyarakat.
Host Agus Wahyudi yang juga dikenal sebagai jurnalis dan pegiat literasi digital, selalu menghadirkan atmosfer percakapan yang hidup dan reflektif. Setiap episode Podium Podcast dirancang untuk memberi inspirasi bagi generasi muda, akademisi, maupun pelaku kebijakan.
Menatap Masa Depan Ekonomi Indonesia
Menutup perbincangan, Abdullah Abu Bakar menyampaikan pesan optimistis kepada generasi muda. Menurutnya, masa depan ekonomi bangsa berada di tangan mereka yang berani berpikir mandiri, kreatif, dan kolaboratif.
“Jangan menunggu kesempatan datang. Ciptakan kesempatan itu sendiri. Kemandirian ekonomi bukan hanya soal uang, tapi juga soal keberanian menentukan arah hidup,” tegasnya.
Dengan semangat Drone Economic, generasi muda Indonesia diharapkan mampu terus berinovasi, beradaptasi, dan menjadi pengendali masa depan ekonomi bangsa — bukan sekadar penonton di tengah perubahan global.
Tonton episode lengkapnya di kanal YouTube PWMU TV:
🎥 https://youtu.be/y-LUCIOeKdY
📺 Podium Podcast PWMU TV






0 Tanggapan
Empty Comments