Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Police Goes to School: Belajar Disiplin dan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Bripka Pungky dan Brig.Ningsih anggota Kamsel Satlantas Polres Gresik saat menjelaskan arti rambu lalu lintas. (Istimewa/PWMU.CO)

PWMU.CO – SD Muhammadiyah Manyar kembali menggelar kegiatan edukatif dan bermakna melalui program Police Goes to School, bekerja sama dengan Satlantas Polres Gresik (24/4/2025).

Kegiatan ini menghadirkan Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi A SH sebagai narasumber utama, serta didampingi oleh Bripda Ningsih dan Bripda Pungky.

Kegiatan dibuka oleh Kepala SD Muhammadiyah Manyar Ria Pusvita Sari MPd. Beliau menekankan pentingnya menjadi warga negara yang baik (good citizenship) melalui pemahaman aturan dan rambu-rambu lalu lintas. Beliau mengajak siswa untuk lebih sadar terhadap keselamatan pribadi dalam berkendara

“Siapa di antara kalian yang berangkat ke sekolah pakai helm?,” tanya Ipda Andreas Dwi A SH, mengawali penjelasannya kepada siswa kelas 3 yang memenuhi aula sekolah. Sejumlah tangan terangkat, namun sebagian besar tidak.

Siswa dan guru SDMM bersama Satlantas Polres Gresik. (Istimewa/PWMU.CO)

Salah satu siswa yang tidak mengenakan helm adalah Halwa dari kelas 3 Bromo. Saat diminta menjelaskan alasannya, Halwa menjawab jujur, “Aku nggak pakai helm karena helmku rusak, Pak,” ujarnya.

Alasan lain yang muncul dari siswa lainnya pun beragam, mulai dari karena rumahnya dekat, tidak punya helm, hingga helmnya kekecilan. Bripda Andreas memanfaatkan momen tersebut untuk mengingatkan pentingnya menggunakan helm sebagai perlindungan diri, tak peduli jarak tempuhnya.

Sebaliknya, siswa yang menggunakan helm pun diapresiasi. Rayya dari kelas 3 Bromo menjelaskan, “Aku pakai helm karena rumahku jauh, Pak, di Cerme,”.

Pak Andreas pun memuji sikap Rayya. “Ini contoh yang baik. Menggunakan helm itu standar keamanan dalam berkendara. Kita harus biasakan sejak dini,” jelasnya.

Setelah itu, anggota Kamsel Satlantas Polres Gresik, Bripka Pungky dan Brig. Ningsih memberikan pemahaman lebih dalam tentang aturan lalu lintas dan makna warna pada rambu-rambu.

Emira dari kelas 3 Rinjani bertanya dengan antusias, “Bu, kalau warna kuning pada rambu itu artinya apa?,” tanyanya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Bripda Pungky menjelaskan dengan sabar, “Warna merah artinya dilarang, kuning artinya waspada, dan biru artinya informasi. Warna-warna ini punya arti penting yang harus kita pahami,” terang Bripda Pungky.

Dalam sesi tanya jawab, Rayya kembali melontarkan pertanyaan, “Kenapa kalau ada gempa atau kebakaran kita nggak boleh naik lift?,”. Bripda Pungky pun menjawab, “Karena lift menggunakan listrik. Saat kondisi darurat, seperti gempa atau kebakaran, listrik bisa padam dan kita bisa terjebak di dalam lift. Maka lebih aman pakai tangga darurat,” ujarnya.

Praktek baris berbaris bersama Ipda Andreas Dwi A SH di halaman sekolah. (Istimewa/PWMU.CO)

Usai sesi materi, siswa diajak praktik baris-berbaris di halaman sekolah bersama Ipda Andreas. Mereka berlatih gerakan dasar seperti langkah tegap maju, hadap kanan, dan hadap kiri. Awalnya, banyak siswa masih terlihat kebingungan, namun perlahan mereka mulai menikmati prosesnya.

“Awalnya susah, apalagi waktu hadap kanan dan kiri, aku bingung,” ujar Abiyyu dari kelas 3 Rinjani. “Tapi setelah tahu arah haluannya, aku jadi bisa pelan-pelan,” tambahnya.

Ketua jenjang kelas III, Sri Isna Wardani turut mendampingi kegiatan ini dan menyampaikan bahwa program Police Goes to School merupakan bagian dari pembinaan karakter disiplin siswa, serta persiapan awal untuk menjadi petugas Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dan Tiwisada di jenjang kelas IV nantinya.

“Kami ingin anak-anak terbiasa dengan disiplin dan tanggung jawab sejak dini. Ini adalah langkah awal yang penting,” jelasnya. Kegiatan ini menjadi pengalaman yang tidak hanya seru dan menyenangkan, tetapi juga membekas dalam diri siswa.

Dengan pendekatan edukatif yang ramah dan inspiratif, Ipda Andreas Dwi dan tim berhasil menyampaikan pesan penting tentang keselamatan, kedisiplinan, dan kesadaran hukum kepada para siswa SD Muhammadiyah Manyar.(*)

Penulis Nur Aini Ochtafiya Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu