Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Potongan Ayat Puasa Ini Kurang Dapat Perhatian, padahal Ada Empat Hikmah darinya

Iklan Landscape Smamda
Potongan Ayat Puasa Ini Kurang Dapat Perhatian, padahal Ada Empat Hikmah darinya
pwmu.co -
Tertelan Slilit saat Puasa dan Shalat ditulis oleh ditulis oleh Dr Syamsuddin MA, Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya dan Wakil Ketua PWM Jatim.
Dr Syamsuddin MA penulis. Potongan Ayat Puasa Ini Kurang Dapat Perhatian, padahal Ada Empat Hikmah darinya (Dokumentasi PWMU.CO)

Empat Hikmah Potongan Ayat Puasa

Sementara mufasirin menyebutkan adanya hikmah-hikmah di balik penyebutan kata kamā kutiba ‘alallażīna min qablikum. Di antara hikmah-hikmah tersebut adalah:

Pertama, agar umat Islam memperhatikan ibadah ini dengan seksama, sebab ibadah ini jenis ibadah kuno yang telah disyariatkan sebelum umat Muhammad  dan dilanjutkan pensyariatannya bagi mereka.

Fakta ini ini menunjukkan bahwa kebaikan yang terkandung di dalamnya begitu besar, dan pahala yang dijanjikan amat agung.  

Kedua, disebutya puasa sebagai ibadah masyarakat zaman silam, bertujuan menghibur umat Muhammad. Yaitu agar umat Islam tidak merasa berat dalam menjalankannya, sebab sudah ada teladan dari umat terdahulu. Jadi puasa bukan hal baru bagi umat manusia. Jika umat zaman dulu mampu melaksanakannya, tentu umat umat Islam juga mampu.

Ketiga, disebutnya puasa sebagai ibadah masyarakat zaman silam adalah sebagai sumber motivasi atau penyemangat.  Agar umat Islam berlomba-lomba dalam menjalankan kebaikan, menguatkan tekat dalam menjalankan kewajiban, sungguh-sungguh di dalam meraih fadhilahnya, dan  sungguh-sungguh dalam menghindari pembatal-pembatalnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Keempat, jika diperhatikan  penggal firman Allah  kamā kutiba ‘alallażīna min qablikum,  serta respon umat Islam terhadap kewajiban puasa dengan segala ketulusannya, kemudian dibandingkan dengan respon bani Isra’il  terhadap perintah menyembelih seekor sapi yang begitu lambat dan terkesan kurang tulus, niscaya akan diketahui betapa mulianya umat Muhammad  ini dibandingan dengan umat nabi-nabi zaman silam. Wallahu a’lam. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu