Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan Asrama Putri Kampus 1 menyelenggarakan Musyawarah Ranting ke-14 (Musyran XIV) Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) Al Mizan Putri Periode 2025–2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium KH Abdul Fattah pada Jumat (16/1/2026).
Musyran XIV diikuti oleh seluruh santriwati serta dewan asatidzah yang hadir sebagai musyawirin. Kegiatan ini menjadi bagian dari mekanisme organisasi IPM dalam rangka regenerasi kepemimpinan pelajar Muhammadiyah di lingkungan pesantren. Musyawarah mengusung tema “Membangun Arah Baru Generasi IPM: Pelajar Berkemajuan.”
Kegiatan Musyran XIV dibuka secara resmi oleh Kepala Kesantrian Asrama Putri, Ustadzah Dina Dwi Indah Sari, pada pukul 08.00 WIB. Pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pleno I yang diawali dengan pembacaan tata tertib Musyran XIV oleh Ketua Presidium Sidang sebagai pedoman pelaksanaan musyawarah.
Dalam jalannya musyawarah, peserta memasuki agenda penyampaian dan pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) serta program kerja dari masing-masing bidang kepengurusan. Pada sesi ini, muncul sejumlah tanggapan dan sanggahan dari peserta musyawarah terhadap pelaksanaan tugas kerja dan program kerja di beberapa bidang.

Perbedaan pandangan dalam forum musyawarah memunculkan diskusi yang berlangsung cukup panjang. Beberapa sanggahan disampaikan sebagai bagian dari proses evaluasi terhadap kinerja kepengurusan selama satu periode. Forum berjalan dinamis dengan tetap mengacu pada tata tertib musyawarah yang telah ditetapkan.
Dalam salah satu penyampaian pendapat, Dewi Rohmatul Adhima’ menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban tidak hanya berisi pemaparan program kerja, tetapi juga mencerminkan pelaksanaan amanah selama masa jabatan.
“LPJ bukan tentang memaparkan program kerja, laporan pertanggungjawaban adalah tentang amanah dan kegiatan yang telah dilakukan selama masa periode suatu jabatan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Musyran merupakan forum evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas kerja dan program yang telah dijalankan, baik yang terlaksana maupun yang belum terealisasi.
Melalui Musyran XIV ini, PR IPM Al Mizan Putri melaksanakan proses musyawarah sebagai bagian dari tradisi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan dan program kerja untuk periode selanjutnya, sesuai dengan prinsip dan pedoman Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments