Pelantikan Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Periode 2026–2027 digelar pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda organisasi pelajar Muhammadiyah di lingkungan sekolah sekaligus penanda dimulainya masa kepengurusan baru.
Bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, prosesi pelantikan berlangsung tertib dan khidmat. Acara tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, serta perwakilan peserta didik. Pelantikan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang dilakukan secara berjenjang sejak tingkat ranting.
Dalam pelantikan tersebut, Athif Nurriza Ramadhan resmi dikukuhkan sebagai Ketua PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Periode 2026–2027 bersama jajaran pengurus lainnya. Pengukuhan dilakukan sesuai dengan mekanisme organisasi IPM dan disertai pembacaan ikrar pengurus sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah organisasi.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Surabaya, Iswahyudi, S.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa IPM merupakan ruang pembinaan pelajar Muhammadiyah. Menurutnya, IPM menjadi media internalisasi nilai tauhid, keilmuan, serta gerakan amar ma’ruf nahi munkar dalam konteks pelajar.
“IPM bukan organisasi biasa. IPM adalah tempat kader Muhammadiyah ditempa, disiapkan, dan diarahkan untuk menjadi pemimpin masa depan persyarikatan dan umat,” tegasnya.

Secara historis, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) lahir sebagai bagian dari upaya Muhammadiyah dalam membina pelajar melalui jalur kaderisasi yang terstruktur. IPM resmi berdiri pada 18 Juli 1961 dan menjadi organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang dakwah dan pengembangan potensi pelajar.
Kehadiran IPM diarahkan sebagai sarana pembinaan pelajar agar memiliki akidah Islam yang kuat, wawasan keilmuan, serta kepedulian sosial sesuai dengan nilai amar ma’ruf nahi munkar. Di lingkungan sekolah Muhammadiyah, IPM berfungsi sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, organisasi, dan internalisasi nilai persyarikatan sejak usia pelajar.
Sementara itu, Athif Nurriza Ramadhan dalam sambutannya menyampaikan komitmen kepengurusan baru untuk menjalankan roda organisasi sesuai dengan nilai dan tujuan IPM. Ia menyampaikan bahwa PR IPM akan berupaya menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan pelajar.
Ia juga menekankan bahwa IPM harus hadir sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah di kalangan pelajar, baik melalui kegiatan keorganisasian, keilmuan, maupun penguatan karakter.
Rangkaian acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara pengurus, guru, serta peserta didik. Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, PR IPM SMP Muhammadiyah 1 Surabaya Periode 2026–2027 diharapkan dapat menjalankan tugas organisasi secara berkesinambungan sesuai dengan prinsip dan pedoman Ikatan Pelajar Muhammadiyah. (*)







0 Tanggapan
Empty Comments