Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Presiden Jokowi Siap Membuka Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah

Iklan Landscape Smamda
Presiden Jokowi Siap Membuka Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah
pwmu.co -
Presiden Jokowi didampingu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saan menerima Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dipimpin Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (16/9/2022) (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Presiden Jokowi Siap Membuka Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan muktamar akan menggunakan e-voting. “Jadi tidak lagi milih dengan garis-garis begitu.”

PWMU.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (16/9/2022). Dalam pertemuan tersebut, Jokowi mengapresiasi peran aktif Muhammadiyah turut memulihkan perekonomian nasional pascapandemi Covid-19 dan komitmen untuk terus  membangun Indonesia melalui berbagai sektor. 

“Bapak Presiden menyampaikan apresiasi yang tinggi atas gerak Muhammadiyah termasuk untuk bergerak di bidang ekonomi,” ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam keterangannya usai pertemuan. Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan dengan PP Muhammadiyah yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. 

“Kita kelak akan terus melakukan usaha-usaha pembangunan pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, ekonomi, sampai ke seluruh Tanah Air. Bahkan kami membuka perguruan tinggi Muhammadiyah di Malaysia dan Muhammadiyah Australia College di Melbourne,” imbuhnya, seperti dalam siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, yang diterima PWMU.CO, Jumat siang.

Selain itu, Haedar menjelaskan pada pertemuan tersebut, pihaknya secara langsung mengundang Presiden Jokowi untuk hadir dan membuka Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah yang akan dilaksanakan di Stadion Manahan, Surakarta, November mendatang. 

“Alhamdulillah Bapak Presiden menyampaikan kesediaannya hadir dan membuka Muktamar. Maka dengan ini kami Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Aisyiyah mempermaklumkan pada publik bahwa Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah tanggal 18-20 November 2022 di Surakarta akan dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bapak Presiden,” lanjutnya. 

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (tengah) didampingi Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dan Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini saat menyampaikan keterangan usai bertemu Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, (16/9/2022). Presiden Jokowi Siap Membuka Muktamar Ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah. (Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Muktamar tanpa Garis-Garis Lurus

Menurut Haedar, sejumlah materi yang akan dibahas pada muktamar nanti telah dipersiapkan PP Muhammadiyah, seperti materi tentang risalah Islam berkemajuan sebagai pandangan agama yang damai, menyatukan, dan memajukan kehidupan bangsa. Di samping itu, isu-isu strategis keumatan dan kebangsaan juga turut menjadi topik pembahasan di dalam acara tersebut. 

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kami juga akan membahas masalah-masalah penting strategis keumatan, kebangsaan, dan kemanusiaan, selain program dan pemilihan pimpinan,” tambahnya. 

Sementara itu, Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjanah Djohantini, menyampaikan bahwa pihaknya akan menyajikan pedoman mengenai risalah perempuan berkemajuan dalam muktamar yang akan dihadiri oleh 3.500 peserta dari Aisyiyah. Siti berharap pembahasan materi tersebut dapat mendorong perempuan Indonesia untuk maju dan turut mengisi Indonesia menjadi lebih kuat.

“Kami ingin terus mendorong warga atau perempuan untuk maju dan mengisi Indonesia ini menjadi Indonesia yang kuat, bermartabat, berkeadilan yang dilandaskan pada nilai-nilai ajaran agama yang oleh Rasullah sendiri telah diteladankan bagaimana perempuan harus maju,” ucap Siti. 

Selanjutnya, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, menjelaskan bahwa pada muktamar tahun ini Muhammadiyah akan memanfaatkan teknologi informasi dalam serangkaian kegiatan muktamar ke-48, termasuk pada pemilihan pimpinan Muhammadiyah. 

“Jadi tidak lagi milih dengan garis-garis begitu, tapi sudah dengan e-voting karena kami menunjukkan lewat muktamar ini bagaimana Muhammadiyah menggunakan teknologi sebagai bagian dari indikator bahwa kami adalah gerakan Islam yang berkemajuan,” kata Abdul Muti. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu