Pertemuan rutin bulanan anggota Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jalen, Genteng, Banyuwangi dikemas dalam bentuk halalbihalal. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (28/3/2026) di rumah penasehat PRM Jalen, H. Nawachid, M.Pd., memanfaatkan momentum bulan Syawwal tahun ini.
Halalbihalal dan Semangat Persyarikatan
Semangat bergotong-royong anggota PRM Jalen sebagai ujung tombak perjuangan persyarikatan tampak tak pernah luntur meski cuaca hujan atau terik matahari, serta situasi yang kadang menantang istiqamah dalam berjuang. Pertemuan rutin yang libur selama bulan Ramadan ini kembali membangkitkan semangat menjaga kekompakan dalam bermusyawarah agar tidak terkoyak oleh kepentingan sesaat, ujar Bastomi Sunaryo, sekretaris PRM Jalen, saat membuka acara.
Bastomi menambahkan, pertemuan malam ini sedikit berbeda. Sesi musyawarah dipangkas untuk memberi ruang pada acara silaturahmi Syawalan melalui halalbihalal.
Santapan Ketupat Sayur dan Pengajian Singkat
Acara dimulai pukul 19.00 WIB, diawali pembukaan dan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an bersama yang dipimpin ustadz Usman Rolibi, selaku seksi ibadah Majelis Tabligh PRM Jalen. Setelah itu dilanjutkan pengajian singkat dan sambutan dari tuan rumah, H. Nawachid, yang juga menyampaikan motivasi merawat semangat perjuangan persyarikatan.
H. Nawachid mengatakan, “Mari kita jaga dan wujudkan semangat perjuangan kita dalam ber-Muhammadiyah, salah satunya dengan menghadiri undangan pertemuan rutin PRM Jalen setiap bulan. Terima kasih banyak kepada bapak-bapak yang hadir di rumah kami. Taqabalallahu minna waminkum, minal aidin wal faizin. Kami sekeluarga juga mohon maaf jika kehadiran malam ini mengorbankan kebersamaan lebaran bersama keluarga.”
H. Nawachid kemudian memberikan kultum singkat dengan membacakan hadits Nabi tentang orang yang bangkrut, sebelum acara ditutup dengan doa oleh H. Asmuni, salah satu imam Masjid Al-Falah Jalen.
Ramah Tamah dan Hidangan Tradisional
Setelah doa, acara dilanjutkan dengan ramah tamah. Hadirin bercengkerama sambil menikmati hidangan tradisional ketupat sayur lengkap dengan lepet (nasi ketan, parutan kelapa muda, dan kacang tholo dibungkus janur). Suasana halalbihalal berlangsung hangat dan akrab hingga pukul 21.00 WIB sebelum para tamu berpamitan pulang.





0 Tanggapan
Empty Comments