Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PRM Jumput Rejo dan Enam PRA se-Sukodono Dikukuhkan

Iklan Landscape Smamda
PRM Jumput Rejo dan Enam PRA se-Sukodono Dikukuhkan
pwmu.co -
PRM Jumput Rejo
Pengukuhan PRM Jumput Rejo dan personel majelis.

PWMU.CO – PRM Jumput Rejo dan enam PRA se-Sukodono Sidoarjo dikukuhkan bersama di SD Zamzam Muhammadiyah, Ahad (7/1/2024).

Sekretaris PCM Sukodono Sumino SPd melantik Ketua PRM Jumput Rejo M. Hudi SPd dan jajarannya beserta pimpinan majelis.

Kemudian Ketua PCA Sukodono Islamiyah MPd melantik enam Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) yang diwakili oleh ketuanya.

Ketua PRA Masangan Kulon: Qonik Hanifa SPd Gr MM, Sambung  Rejo: Dr Anita Puji Astutik SAg MPdI, Panjunan: Muliyani SPd Aud, Jumput Rejo: Dr Dra Badruli Martati SH MA MPd, Pekarungan: Usbiyati, dan Plumbungan-Bangsri: Aufa Anisah S.Kom.

Islamiyah menjelaskan, Aisyiyah Sukodono sudah ada sejak tahun 1980. Yang aktif adalah PRA Panjunan,  Sambung Rejo, dan Masangan kulon. Lalu Aisyiyah Jumput Rejo di tahun 2020. Plumbungan, dan yang lain menyusul.

Ceramah disampaikan oleh Pujianto, Guru SMANOR Sidoarjo. Dia mengajak selalu bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikan apapun bentuknya.

Lantas dia menyampaikan membina keluarga yang baik menjaga keharmonisan hubungan suami istri. ”Suami sitri ibaratnya sesumur, sedapur dan sekasur harus  satu visi mendidik anak-anak dan keluarga hingga berpengaruh ke masyarakat,” katanya.

Apalagi di zaman digital ini, kata dia, gadget menjadi mainan anak-anak kalau tidak ada kenali berpengaruh buruk pada anak-anak.  ”Maka pagari anak-anak sedini mungkin dengan al-Quran,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dia menyampaikan surat Yasin ayat 12 yang intinya berisi Allah menghidupkan yang mati, Allah tidak hanya mencatat,  tetapi juga menuliskan apa yang dikerjakan dan bekas yang ditinggalkannya.

”Tafsir Ibnu Katsir menulis bekas kaki kita atau jejak yang ditinggalkan apakah menunjukkan kebaikan atau maksiat menjadi catatan amal,” katanya.

Surat Yasin ayat 65 menjelaskan, kita akan memasuki satu masa pada hari ditutup mulut kita. Hari di mana yang berbicara bukan mulut kita, namun tangan dan kaki kita.

Karena itu dia mengajak menghidupkan sunah Rasulullah dalam keluarga supaya diikuti anak cucu dan orang lain. Teladan kebaikan yang dicontoh anak cucu dan orang lain akan menjadi catatan kebaikan yang mendapat pahala.

Penulis Dian R. Agustina  Editor Sugeng Purwanto

Personel enam PRA se Sukodono dan anggota majelis berfoto usai pengukuhan.
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu