Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM Sapan), Cabang Laren, Kabupaten Lamongan, sukses menyelenggarakan Sholat Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026.
Pelaksanaan ibadah ini berlangsung dengan lancar dan penuh kekhusyukan di Masjid Al Hidayah, Dusun Sapan.
Sholat Idul Fitri Digelar di Dalam Masjid karena Keterbatasan Lapangan
Kegiatan Sholat Idul Fitri tahun ini dilaksanakan di dalam masjid dikarenakan tidak tersedianya lapangan yang memadai untuk menampung jamaah. Meskipun demikian, antusiasme warga Muhammadiyah Dusun Sapan tetap tinggi.
Sejak pagi hari, jamaah telah memadati area Masjid Al Hidayah untuk mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib. Kondisi ini menunjukkan semangat warga dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri tetap terjaga meski pelaksanaan dilakukan di ruang yang lebih terbatas.
Khutbah Ajak Jamaah Menjaga Iman, Takwa, dan Ukhuwah Islamiyah
Bertindak sebagai imam sekaligus khotib adalah Ustadz Shidiq, S.Pd.I, S.Pd, M.Pd, yang juga merupakan bagian dari Sekretaris PCM Pangkatrejo periode 2022–2027.
Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.
Ia menegaskan bahwa jika suatu masyarakat atau warga menjaga keimanan dan ketakwaan, maka masyarakat tersebut akan selalu mendapat kerahmatan dan keberkahan dari Allah SWT.
Selain itu, jamaah juga diingatkan agar senantiasa menjaga dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat agar nilai kebersamaan dan persaudaraan tetap terpelihara.
Panitia Sampaikan Laporan Kegiatan Ramadan dan Zakat Fitrah
Sebelum pelaksanaan Sholat Id, acara diawali dengan penyampaian pengumuman oleh panitia terkait berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadan.
Selain itu, panitia juga melaporkan kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah yang telah berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Penyampaian laporan ini menjadi bagian dari bentuk keterbukaan sekaligus pertanggungjawaban panitia kepada jamaah.
Tradisi Saling Memaafkan dan Makan Bersama Pererat Silaturahmi
Setelah pelaksanaan sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi saling berjabat tangan antarjamaah sebagai simbol saling memaafkan di hari yang fitri. Suasana haru dan kebersamaan sangat terasa dalam momen tersebut.
Sebagai penutup, panitia mengadakan ramah tamah berupa makan bersama yang diikuti oleh seluruh jamaah.
Kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan warga Muhammadiyah Dusun Sapan, menjadikan Idul Fitri tahun ini terasa lebih hangat dan penuh makna.





0 Tanggapan
Empty Comments