Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur menggelar Pengajian Ramadan 1447 dengan mengundang mubaligh Muallaf Ustadz Arifuddin Anwar S.E, M.Pd. Kegiatan tersebut diadakan usai salat tarawih jam 20.15 sampai 22.20 WIB di Masjid An-Nur Jalan Sengkan Simpang Lima Sendangagung, Selasa (10/3/2026).
Ustadz muallaf tersebut adalah seorang dai yang berkiprah di kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur, dikenal sebagai pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Ikhwatul Mukminin yang memiliki santri jenjang SMP dan SMA di Adonara, Flores Timur, NTT.
Ustadz yang bernama Markus Dasilva (nama baptis) sebelum islam memulai dakwahnya di kampung halaman setelah menuntut ilmu di Ngruki, Jawa Tengah. Beliau mengajar di pesantren tersebut selama enam bulan sebelum menjalani tugas dakwah di Kampung Arab, Bima, NTB. Pada tahun 1988, beliau kembali ke Adonara dan memulai kegiatan dakwah serta membentuk jamaah pengajian di sana.
Di hadapan 300 warga Muhammadiyah Sendangagung Paciran, mubaligh beumur 59 yang mengaku masih aktif dan hesit bermain sepak bola di lapangan ini memberi pesan penting tentang 3 kunci dalam berdakwah.
Kunci Dakwah
Menurutnya kunci dakwah itu ada 3. Pertama, Jadikan dakwah semata untuk Allah SWT, gunakan prinsip dakwah itu supaya kita selamat dari neraka, jangan mentarget untuk mengislamkan atau orang lain.
Kedua, Dakwah dengan amal saleh, kasih tauladan kepada umat, contoh dengan banyak bersedakah atau berderma tanpa berharap imbalan dari orang lain.
Ketiga, Jadikan status dan profile hanya Islam saja, saya tidak tertutup orangnya, saya terbuka untuk siapa saja dan tidak mau terkotak-kotak.
Di ujung ceramahnya, dia mengajak jamaah warga Muhammadiyah Sendangagung untuk turut waqaf di Badan Waqaf Al-Quran (BWA), dan sebelum meninggalkan podium acara, Arifuddin Anwar menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Masjid An-Nur atas diterimanya dalam Safari Dakwah di Lamongan ini.
Sebelum pulang, Arifuddin Anwar diminta mencicipi makanan khas Sendangagung, Sego Muduk dengan toping sambal istisan cabe dan bawang merah dan putih yang digoreng ditambah lauk ikan pindang layang, cumi-cumi, telor dadar dan peyek kacang. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments