Ketua LPM sekaligus sekretaris PRM Takerharjo, HM Sukatim mengunjungi durian Takeran milik HM Sulikan di Takerharjo Solokuro Lamongan, Minggu (29/12/2025) pukul 05.55 WIB.
Menaiki sepeda Polygon pada pukul 05.00 WIB, Sukatim melewati separuh wilayah Takerharjo sepanjang 24,40 km. Jalan licin dan berlumpur di perkebunan. Mengutamakan keselamatan, ia pun turun dari sepeda.
Meskipun demikian, Sukatim bersyukur. Sebab ia diperkenankan menyentuh durian Bawor (batang yang diowor-owor) milik HM Sulikan di RT 3 RW 2 Takerharjo.
Sulikan berkata, ia membeli bibit durian dari Banyumas. Ia termotivasi menanam durian sepulang bekerja dari negeri Jiran Malaysia.
Di samping itu, durian bawor mudah berbuah sepanjang tahun, tahan iklim panas, dan adaptif. Tanaman cukup diberi pupuk kandang dari kotoran kambing yang terletak di samping tanaman durian.
HM Sulikan memilih durian bawor karena ukuran jumbo. Biji tipis alias kempes. Daging buah tebal berwarna kuning keemasan atau oranye.
Tekstur lembut dan creamy. Terlebih lagi, rasa durian manis legit dengan sedikit rasa pahit khas karamel. Selain itu beraroma wangi bunga dan kacang-kacangan.
Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Takerharjo sangat mendukung HM Sulikan. Lantaran lahan pertanian Takerharjo sangat luas, dengan luas 2.440 Ha.
Sebagian besar penduduk bertanam jagung, padi, dan cabai rawit. Sedangkan yang bertanam durian hanya HM Sulikan dan Fathur pemilik toko pertanian.
Lagipula Takerharjo berbatasan dengan wilayah lain di Solokuro, serta kecamatan Dukun dan Panceng (Gresik). Tercatat, prakiraan cuaca di Takerharjo pada Minggu (29/12/2025) 29 derajat celcius.
Secara geografis pun Takerharjo terletak antara 6°55’49” – 6°57’31” LS (Lintang Selatan) dan 112°23’30” – 112°25’25” BT (Bujur Timur), 30 km di sebelah barat laut kota Lamongan.
Letak desa Takerharjo cukup strategis karena berada di jalur akses menuju kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan makam Sunan Drajat.
Takerharjo berjarak 10 km dari Wisata Bahari Lamongan dan 7 km dari makam Sunan Drajat. Bis Trans Jatim juga melewati jalan raya Takerharjo.
Lebih dari itu, pada Senin (22/12/2025), Kepala Desa Takerharjo memperoleh penghargaan dari Bupati Lamongan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, dedikasi, dan inovasi dalam bidang pertanian.
Ketua LPM sekaligus sekretaris PRM berharap Takerharjo menjadi desa yang subur, makmur, aman, damai, dan mencukupi kebutuhan materi penduduknya. Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.





0 Tanggapan
Empty Comments