Prodi Ilmu Lingkungan Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) menyelenggarakan kuliah tamu bersama Rizki Ainuna Wijaya di Ruang Rapat 1 Kampus 1 UMMAD, Senin (1/12/2025).
Kuliah tamu yang mengangkat topik Pengelolaan Limbah Domestik ini berhasil menarik perhatian sivitas akademika Prodi Ilmu Lingkungan UMMAD. Para dosen dan mahasiswa hadir secara aktif untuk mendalami solusi-solusi inovatif di bidang tersebut.
Kaprodi Ilmu Lingkungan UMMAD, Nuzulul Anggi Rizki, menyampaikan tujuan pelaksanaan kuliah tamu ini adalah sebagai salah satu upaya menjembatani teori yang dipelajari mahasiswa di perkuliahan dengan realitas dunia industri.
“Jadi mahasiswa Prodi Ilmu Lingkungan ini bisa mendapat insight (pemahaman) baru dalam menghadapi fenomena di lingkungan sekitar dari wawasan seorang praktisi,” terang Anggi.
Anggi menambahkan, kuliah tamu ini diharapkan bisa menjadi awal dari agenda rutin ke depan bagi Prodi Ilmu Lingkungan.
“Dan tentunya bisa membuka peluang adanya kolaborasi antara dunia akademisi dengan dunia praktisi, seperti magang atau praktik, penelitian maupun proyek bersama,” ujar Anggi.
Sementara itu, dalam materi yang disampaikannya, Rizky Ainun Wijaya menyampaikan materi mengenai pengelolaan limbah domestik. Kuliah tamu yang mengangkat tema From Contamination to Purification ini membahas hal umum tentang limbah domestik.
Materi tersebut meliputi tentang klasifikasi limbah domestik (black water dan grey water), parameter uji, dan baku mutu air limbah domestik berdasarkan PermenLH Nomor 11 Tahun 2025.
Rizky juga menyampaikan mengenai sistem pengolahan limbah secara sederhana. Tujuannya agar mahasiswa Ilmu Lingkungan mengenal bagaimana pengelolaan limbah tersebut dilakukan.
“Kedepannya mahasiswa lulusan Ilmu Lingkungan akan sering menghadapi persoalan tentang limbah. Jadi penyampaian awal tentang pengelolaan limbah ini diharapkan bisa jadi pengantar dan meningkatkan awareness (kesadaran) mahasiswa,” terang Rizky, calon widyaiswara di Balai Diklat Tambang Bawah Tanah Kementerian ESDM.






0 Tanggapan
Empty Comments