Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Prof. Sukadiono Apresiasi Muhammadiyah Historical Walk: Momentum Meneguhkan Spirit Perjuangan

Iklan Landscape Smamda
Prof. Sukadiono Apresiasi Muhammadiyah Historical Walk: Momentum Meneguhkan Spirit Perjuangan
Ketua PWM Jatim Prof. Sukadiono. Foto: PWMU.TV
pwmu.co -

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim,Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Muhammadiyah Historical Walk (MHW) yang digelar di Kota Surabaya, Ahad (9/10/2025) mendatang.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar acara seremonial, melainkan memiliki nilai strategis sebagai pembelajaran sejarah, penguatan identitas gerakan, dan peneguhan spirit perjuangan Muhammadiyah di era modern.

Penyelenggaraan Muhammadiyah Historical Walk ini sangat penting sebagai pembelajaran sejarah bagi generasi muda Muhammadiyah. Mereka perlu mengenal jejak perjuangan para tokoh pendiri, agar tumbuh rasa bangga dan tanggung jawab untuk melanjutkan dakwah yang telah dirintis.

Hal itu ditegaskan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM, Rabu (5/11/2025).

Menurut dia, Muhammadiyah Historical Walk juga menjadi sarana menyambung mata rantai perjuangan lintas generasi.

Melalui napak tilas sejarah, peserta dapat memahami bahwa dakwah Muhammadiyah tidak lahir dalam ruang kosong, tetapi melalui kerja keras, pengorbanan, dan keikhlasan para pendahulu.

“Sejarah Muhammadiyah di Surabaya dan Jawa Timur sangat panjang dan kaya makna. Dari sinilah lahir banyak tokoh pejuang pendidikan, kesehatan, dan sosial yang menjadi teladan. Maka, menghidupkan kembali semangat itu melalui kegiatan seperti ini merupakan bentuk syukur sekaligus refleksi,” ujar Deputi Bidang Kesehatan Kemenko PMK itu.

Selain itu, Sukadiono menilai bahwa Muhammadiyah Historical Walk dapat menjadi media dakwah kultural yang efektif.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Melalui pendekatan rekreatif dan edukatif, masyarakat luas dapat mengenal Muhammadiyah dari sisi yang lebih humanis dan inspiratif.

“Dakwah hari ini tidak hanya di mimbar, tapi juga melalui ruang publik seperti ini. Kegiatan yang dikemas dengan nilai-nilai sejarah dan edukasi mampu menarik simpati masyarakat, terutama generasi muda yang haus akan keteladanan,” terang mantan rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) itu.

Dia berharap, kegiatan serupa dapat terus digelar secara periodik dan dikembangkan di berbagai daerah lain di Jawa Timur. Dengan demikian, nilai-nilai perjuangan Muhammadiyah akan terus hidup dan membumi di tengah masyarakat.

“Kalau kita ingin gerakan ini terus eksis, maka kita harus kuatkan kesadaran sejarah. Dengan sejarah, kita tahu dari mana kita berasal, ke mana arah kita berjalan, dan untuk siapa kita berjuang,” katanya.

Untuk diketahui, MHW digelar oleh Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim bekerja sama dengan bersama Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM), Lazismu Jatim, SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX), SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, PWMU.CO, dan PWMU.TV. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu