Program HiRa (Hijrah Ramadan) 1447 H dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 8 Batu (Mudeba) mulai Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program HiRa yang sebelumnya telah memberangkatkan kloter pertama ke MBS Tulungagung pada Ahad, 22 Februari 2026, dan dijadwalkan kembali pada 28 Februari 2026. Pelaksanaan HiRa di Kota Batu berlangsung selama tujuh hari.
SMP Muhammadiyah 8 Batu merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berdiri sejak 1982 di Kota Batu, Malang. Sekolah ini telah mengalami berbagai tahap perkembangan dalam pengelolaan pendidikan. Saat ini, Mudeba memiliki sekitar 600 siswa yang berasal dari Kota Batu dan wilayah sekitarnya. Keberagaman latar belakang siswa tersebut membentuk suasana belajar yang beragam.
Pola kegiatan belajar di Mudeba memiliki kemiripan dengan MTs Aisyiyah. Pada hari biasa di luar Ramadan, kegiatan pembelajaran dimulai pukul 06.30 WIB dan berakhir setelah salat Asar. Selama bulan Ramadan, pembelajaran dimulai pukul 07.30 WIB hingga setelah salat Zuhur. Kegiatan fakultatif tetap dilaksanakan sebagaimana hari biasa dengan penyesuaian suasana Ramadan.
Kelas IX di Mudeba terdiri atas enam rombongan belajar, yaitu kelas A hingga F. Peserta HiRa dari MTs Aisyiyah 1 Nganjuk didistribusikan ke enam kelas tersebut. Setelah pembagian kelas, para peserta mengikuti kegiatan pembelajaran bersama siswa setempat.

Salah satu peserta, Putri, menyampaikan pengalamannya, “Bu, seru sekali… tadi aku belajar TKA Matematika di kelas”. Pernyataan tersebut menggambarkan pengalaman belajar yang diperoleh peserta selama mengikuti kegiatan di sekolah tujuan.
Setelah salat Zuhur, peserta kembali ke penginapan yang berjarak sekitar 500 meter dari sekolah. Penginapan tersebut berada di rumah Bapak Salis, Ketua PDM Kota Batu. Jarak tersebut ditempuh dengan berjalan kaki.
Pada pukul 15.00 WIB, peserta kembali ke masjid untuk melaksanakan salat Asar berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan di masjid berlangsung hingga pelaksanaan salat Tarawih.
Masjid At-Taqwa menjadi pusat kegiatan ibadah selama pelaksanaan HiRa di Kota Batu. Jamaah mulai hadir menjelang waktu berbuka puasa. Pihak masjid menyediakan takjil dan hidangan berbuka bagi musafir dan masyarakat sekitar.
“Kadang sampai kami menyiapkan 600 porsi, Mbak,” tutur salah satu pengelola dari Ibu Aisyiyah.
Pelaksanaan HiRa di Kota Batu menjadi bagian dari program pembelajaran berbasis pengalaman bagi peserta. Melalui kegiatan ini, peserta mengikuti pembelajaran di sekolah lain serta berinteraksi dengan masyarakat sekitar selama bulan Ramadan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments