
PWMU.CO – Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur memperingati Milad ke-94 Nasyiatul Aisyiyah dengan penuh makna melalui refleksi spiritual dan apresiasi kader.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Grand Bromo Pacitan, Ahad (22/6/2025), dengan diikuti oleh 103 kader Nasyiah dari seluruh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) se-Jawa Timur.
Salah satu momen yang menyentuh hati peserta adalah pembacaan puisi karya Desi Ratna Sari SH, Ketua PWNA Jatim.
Puisi berjudul Refleksi Milad Nasyiatul Aisyiyah ke-93 ini menggambarkan semangat pengabdian, kekuatan perempuan, dan keteguhan langkah kader Nasyiah dalam menapaki jalan dakwah.
Kami telah menyusunnya dengan tekad
Melipat lelah
Menyulam harapan
Demi satu kata pengabdian
Kami tak membawa tongkat kuasa
Tapi kami punya pena, langkah dan cinta
Kami tak bersuara langtang tiap saat
Tapi suara kami tertulis dalam perubahan
Inilah, Perempuan Nasyiatul Aisyiyah
Yang tetap tersenyum saat lelah menghantam
Yang tetap melangkah, saat jalan mulai tak ramah
Dalam diam kami, ada kekuatan
Dalam hati kami, selalu ada Allah sebagai sandaran
Hari ini kami memperingati usia
Bukan hanya angka
Tapi jejak yang tertinggal
Di bumi, dijiwa, di langit yang menjadi saksi
Ya Allah jika langkah kami ini kecil
Jadikan ia bagian dari langkahMu yang besar
Jika kami goyah, kuatkan dengan cinta Mu yang tak habis
Karena kami tak ingin hanya menjadi barisan
Kami ingin menjadi penggerak zaman
Kami tetap melangkah dalam segala suasana
Demi Ridhomu semata
Puisi tersebut menjadi refleksi spiritual sekaligus penguat identitas kader Nasyiatul Aisyiyah sebagai perempuan yang tangguh, lembut namun penuh pengaruh dalam perubahan sosial.
Dalam sambutannya, Desi juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian kader PWNA Jatim di tingkat nasional. Dua penghargaan berhasil diraih dalam ajang nasional Nasyiatul Aisyiyah:
Satu, Nasyiah Award Kader Tangguh di bidang Penggerak Cabang dan Ranting yang diberikan kepada Emi Rohmawati dari PCNA Solokuro, Lamongan.
Dua, Duta Green Nasyiatul Aisyiyah tingkat nasional, di mana Zahrotul Janah dari PWNA Jatim meraih peringkat terbaik pertama, dan Norma Ismayucha dari PCNA Sidayu, Gresik meraih peringkat terbaik keenam.
“Ini adalah bukti bahwa kader-kader Nasyiah dari Jawa Timur tak hanya aktif, tapi juga unggul dan berprestasi. Semoga menjadi inspirasi dan pelecut semangat bagi kita semua,” ujar Perempuan kelahiran Lamongan ini.
Kegiatan refleksi Milad ini sekaligus menjadi momen konsolidasi dan penyegaran semangat gerakan perempuan muda Muhammadiyah. Dengan tema yang meresap dan suasana yang hangat, para peserta pulang dengan hati yang terisi, tekad yang menyala, dan ukhuwah yang makin kuat. (*)
Penulis Alfain Jalaluddin Ramadlan Editor Azrohal Hasan







0 Tanggapan
Empty Comments