
PWMU.CO – Rahasia sukses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dibahas dalam Sharing Session Foskam SD/MI Jawa Timur, Rabu (5/6/2024).
Ketua Foskam Jawa Timur Edy Susanto MPd membagikan rahasia sukses PPDB dalam Forum Silaturahim dan Komunikasi Kepala Sekolah Madrasah Muhammadiyah (FOSKAM) SD/MI Jawa Timur.
Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Hall MI Muhammadiyah 1 Pare Kabupaten Kediri yang dihadiri kepala sekolah dan madrasah wilayah kerja Kediri, yaitu Kabupaten dan Kota Kediri, Nganjuk, Jombang, Mojokerto dan Trenggalek.
Dalam paparannya, dia mengatakan keberhasilan sekolah Muhammadiyah adalah karena kolaborasi atau jaringan antar satu sekolah dan sekolah lain melalui forum silaturahim. Oleh karenanya kegiatan FOSKAM memiliki manfaat yang baik, mendapat pengetahuan atau pengalamanan dengan bertukar pikiran dan pengalaman.
Pak Edi sapaan akrabnya menanyakan mengenai strategi jitu dalam meningkatkan PPDB pada beberapa anggota, berbagai jawaban didapat seperti meningkatkan pelayanan, pantang menyerah, diferensiasi, publikasi, dan trik jitu dengan melaksanakan school tour turut disampaikan.
“PPDB merupakan nyawa dari sekolah madrasah Muhammadiyah yang sukses, sehingga sekolah harus dapat menjaga layanan mutu yang diberikan. Layanan ini berupa fisik memberikan kesan yang baik seperti halaman yang hijau, ruangan yang rapi yang memberikan kesan pertama yang baik,” katanya.

Pelayanan secara personal juga turut memiliki peran penting dalam meningkatkan PPDB, excellent service. Sebagai seorang guru dituntut untuk dapat memberikan pelayanan prima dengan selalu memberikan senyum ramah meskipun dalam merespon masalah. Selanjutnya, menjadikan komplain atau keluhan wali murid sebagai anugerah.
Guru harus komunikatif dan responsif seperti merespon pesan dari wali murid dengan menggunakan bahasa yang sopan dan ramah.
Poin selanjutnya mengacu pada ekstrakurikuler yang telah dijalankan. Pada masa-masa ujian, ekstrakurikuler sebaiknya jangan diistirahatkan. Setelah mengerjakan soal, anak-anak diarahkan untuk mengikuti ekstrakurikuler yang telah diikuti sesuai dengan bidang yang diminati. Dengan begitu anak-anak dapat menggali potensi demi mencapai prestasinya. (*)
Penulis Dini Faizatunni’am. Editor Ichwan Arif.






0 Tanggapan
Empty Comments