Rahma Ismayanti, S.KM., Wakil Ketua II Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan, menjadi pemateri Komunikasi Organisasi dalam Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II Wilayah Kerja (Wilker) IV. Kegiatan ini digelar oleh PDNA Lamongan di Pusat Pelatihan Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) pada Sabtu–Ahad (27–28/12/2025).
DANA II Wilker IV diikuti kader Nasyiatul Aisyiyah dari PCNA Sukodadi, Lamongan Kota, Tikung, Sarirejo, dan Sugio dengan mengusung tema “Bumikan Perkaderan, Siapkan Kader Pimpinan.” Tema tersebut menegaskan pentingnya penguatan kapasitas kader sebagai calon pemimpin yang matang secara ideologis dan organisatoris.
Dalam pemaparannya, Rahma menegaskan bahwa konflik merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Namun, konflik harus dikelola secara sehat agar tidak merusak ukhuwah dan soliditas kader.
“Fokus pada masalah, bukan pada pribadi. Gunakan komunikasi asertif dan selesaikan dengan prinsip ukhuwah serta keadilan,” tegasnya.
Rahma juga menjelaskan bahwa komunikasi organisasi yang baik akan menentukan arah gerak dan kualitas perjuangan Nasyiatul Aisyiyah. Oleh karena itu, kader dituntut memiliki kemampuan berkomunikasi yang santun, jelas, dan bertanggung jawab, baik secara lisan maupun tulisan.
Lebih lanjut, ia memaparkan etika komunikasi kader Nasyiatul Aisyiyah yang perlu dijaga bersama. Di antaranya:
- Santun dalam lisan dan tulisan
- Menghindari ujaran yang melukai 3. Bijak dalam bermedia sosial
- Menjaga rahasia organisasi
Menurut Rahma, tantangan organisasi ke depan semakin kompleks, sehingga kader Nasyiatul Aisyiyah harus mampu menjadi komunikator yang menyejukkan sekaligus solutif.
“Komunikasi organisasi yang baik akan melahirkan gerakan yang rapi, kader yang solid, dan dakwah yang berkemajuan,” tutupnya.
Materi ini disambut antusias para peserta DANA II. Mereka menilai pembahasan komunikasi organisasi menjadi bekal penting dalam menjalankan amanah kepemimpinan dan mengelola dinamika organisasi di tingkat cabang hingga ranting.





0 Tanggapan
Empty Comments