Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan mencatat sejarah baru pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025.
Pada Selasa (25/11/2025), beberapa lembaga resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Marshall Cavendish Education (MCE) Singapura. Penandatanganan berlangsung di ruang rapat PDM Lamongan lantai 1 dan dihadiri jajaran pimpinan serta perwakilan sekolah Muhammadiyah.
Dalam MoU tersebut, MCE—lembaga pendidikan internasional yang berpengalaman dalam pengembangan kurikulum bilingual dan pembelajaran berbasis riset serta penyedia solusi pendidikan global yang didedikasikan untuk menumbuhkan kegembiraan belajar dan mempersiapkan siswa untuk masa depan—akan berkolaborasi dengan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Lamongan untuk meningkatkan mutu pembelajaran, khususnya pada bidang literasi, numerasi, dan kemampuan abad ke-21.
Salah satu sekolah yang ditetapkan sebagai mitra adalah MI Muhammadiyah 1 (Mutu) Sukodadi. Sekolah ini menjadi bagian dari lembaga yang siap bekerja sama dalam implementasi pembelajaran AI Literasi, AI Matematika, Program Coding, English Program With AI Speaking, dan Primary Mathematics With Deep Learning.
Kepala MI Mutu Sukodadi, Wandik, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan oleh PDM Lamongan. Menurutnya, kerja sama ini menjadi momentum penting untuk mendorong transformasi mutu pendidikan di lingkungan Mutu Sukodadi.
“Kerja sama ini adalah peluang besar bagi sekolah kami untuk belajar langsung dari praktik pendidikan terbaik di tingkat internasional. Kami berharap program ini dapat menghadirkan suasana belajar yang lebih inovatif, aktif, dan menyenangkan bagi siswa,” tuturnya.
Wandik menambahkan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kemampuan akademik siswa, tetapi juga membangun karakter, berpikir kritis, serta kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris. Ia menegaskan bahwa kesiapan guru menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan agar implementasi dari kerja sama ini dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa MoU ini merupakan langkah strategis untuk menguatkan kualitas pendidikan Muhammadiyah di era global. Dengan sinergi bersama MCE, diharapkan sekolah-sekolah Muhammadiyah Lamongan mampu melahirkan generasi berdaya saing tinggi dan tetap berkarakter Islami.






0 Tanggapan
Empty Comments