Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Rakernas II Majelis Tabligh Muhammadiyah Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Gerakan Umat

Iklan Landscape Smamda
Rakernas II Majelis Tabligh Muhammadiyah Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Gerakan Umat
Tabligh Instutut Muhammadiyah
pwmu.co -

Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Kusuma Agrowisata Resort & Convention, Batu pada 24–26 Oktober 2025. Agenda nasional ini mengusung tema “Masjid Berkemajuan sebagai Pusat Gerakan Ilmu, Dakwah, dan Kesejahteraan Umat.”

Kegiatan ini akan dihadiri perwakilan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia, Majelis Tabligh dan Ketarjihan PP Aisyiyah, Lembaga Dakwah Komunitas, LAZISMU, LPCRPM, serta bidang dakwah dari seluruh ortom Muhammadiyah. Sejumlah menteri, pejabat negara, dan pakar juga dijadwalkan hadir memberikan pandangan strategisnya.

Ketua Panitia Waluyo menyampaikan, salah satu fokus pembahasan Rakernas adalah penguatan tata kelola dakwah dan kemasjidan Muhammadiyah.

Dia menyoroti masih banyak masjid dan musala yang belum berfungsi optimal sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan sosial.

“Sebagian masjid masih stagnan, hanya berfokus pada rutinitas ibadah tanpa aktivitas sosial, ekonomi, atau kultural yang memperkuat perannya sebagai pusat peradaban umat. Hal ini muncul akibat lemahnya manajemen masjid dan musala Muhammadiyah,” ungkapnya.

Menjawab tantangan tersebut, Majelis Tabligh PP Muhammadiyah telah menetapkan sejumlah ketentuan baru tentang masjid dan mubaligh sebagai pedoman nasional dalam pengelolaan dakwah dan kemasjidan.

Ketentuan ini merupakan tindak lanjut amanat Muktamar ke-48 di Solo, yang menginstruksikan adanya tata kelola dakwah yang terstandar dan terintegrasi dengan manajemen masjid.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sebagai bentuk implementasi, PP Muhammadiyah telah menerbitkan Pedoman tentang Masjid dan Musala Muhammadiyah pada tahun 2022.

Dalam hal kaderisasi, Waluyo menjelaskan bahwa gerakan pembinaan mubaligh terus digiatkan di berbagai tingkatan. Pelatihan, pendidikan mubaligh, hingga pengiriman kader ulama ke Libya melalui program beasiswa menjadi bagian dari langkah strategis Majelis Tabligh untuk memperkuat kualitas dakwah.

Rakernas II juga akan menjadi momentum peluncuran Sistem Informasi Tabligh Muhammadiyah (SITAMA) — basis data nasional dakwah berbasis teknologi yang mencakup informasi masjid, mubaligh, pengajian, TPA, dan madrasah diniyah Muhammadiyah di seluruh Indonesia, termasuk sistem sertifikasi mubaligh.

Dengan berbagai langkah tersebut, Rakernas II diharapkan menjadi tonggak penting dalam meneguhkan peran masjid berkemajuan sebagai pusat ilmu, dakwah, dan kesejahteraan umat di seluruh penjuru negeri. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu