Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Rakor Pembagian Tugas SD Muhammadiyah Kota Blitar: Menjadi Teladan, Bukan Memberi Teladan

Iklan Landscape Smamda
Rakor Pembagian Tugas SD Muhammadiyah Kota Blitar: Menjadi Teladan, Bukan Memberi Teladan
pwmu.co -
Rakor SD Muhammadiyah Kota Blitar di Perpustakaan (Agus Fawaid/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sekolah Dasar Muhammadiyah Kota Blitar (SD Muhtar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pembagian tugas untuk menyambut tahun ajaran baru 2025/2026 pada Rabu (2/7/2025).

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di ruang perpustakaan sekolah yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto Nomor 3, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Acara Rakor ini diikuti oleh kepala sekolah, seluruh guru, dan karyawan SD Muhtar. Pertemuan ini bertujuan untuk mempersiapkan struktur tugas, pembagian kelas, serta penguatan misi lembaga sebagai Islamic School yang bertekad mencetak generasi islami, unggul, dan berwawasan global.

Rakor dipimpin langsung oleh Kepala SD Muhtar, Tiwik Kusrini SPd, yang akrab disapa Tiwik. Dalam Rakor ini, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik dan pegawai sesuai dengan panduan terbaru dari PP Muhammadiyah.

“Menjadi teladan, bukan memberi teladan. Itulah semangat yang harus kita jaga. Kita juga perlu mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal,” tutur Tiwik.

Ia juga mengingatkan pentingnya etika dan profesionalisme, mengutip Pasal 4 Kode Etik Pegawai Persyarikatan Muhammadiyah, termasuk nilai-nilai asih, asah, dan asuh. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi dan ponsel secara bijak untuk mendukung pekerjaan.

Dalam rakor tersebut, disampaikan pula rencana pengembangan program unggulan seperti penerapan pembelajaran coding bagi murid kelas 5 dan 6.

Coding sedang coba diterapkan di lingkungan Muhammadiyah dan insyAllah akan menjadi bagian dari mata pelajaran,” kata Tiwik.

Selain itu, pengembangan branding sekolah sebagai bilingual school juga tengah dilakukan, mengingat banyak guru yang memiliki kemampuan dalam Bahasa Arab. Penambahan kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik juga menjadi bagian dari inovasi yang akan segera direalisasikan.

Tiwik juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan di lingkungan sekolah.

“Salah satu ciri sekolah unggul adalah tidak ada yang rebahan di jam sekolah,” ujarnya.

Beberapa pesan lain yang disampaikan antara lain tentang pembagian ruang, pembagian tugas guru dan karyawan, pentingnya berpakaian rapi karena ajine rogo soko busono, serta perlunya penghargaan bagi guru yang berprestasi.

Dengan semangat kebersamaan dan pembaharuan, SD Muhtar berharap menjadi sekolah yang semakin diminati masyarakat, unggul, ramah anak, dan terus bertambah jumlah muridnya. (*)

Penulis Agus Fawaid Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu