Untuk memperkuat karakter religius dan mempererat silaturahmi di bulan Ramadan 1447 H, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen menggelar berbagai kegiatan, mulai dari Darul Arqam, salat tarawih berjamaah, hingga kajian dan buka bersama.
Kegiatan puncak berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) pukul 16.00 WIB di Aula KH. Mas Mansur Kampus 1, yang diisi dengan Kajian Ramadan dan buka bersama.
Selama Ramadan, sekolah tetap menjalankan pembelajaran dengan penyesuaian jadwal, yang terbagi antara kegiatan Darul Arqam dan pembelajaran reguler.
Kegiatan Darul Arqam bagi siswa kelas X, XI, dan XII dilaksanakan di Kampus 2 pada 23 Februari hingga 7 Maret 2026, difokuskan pada pendalaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (Ismuba). Sementara di Kampus 1, pembelajaran tetap berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.
Selain itu, salat tarawih berjamaah rutin dilaksanakan sejak 17 Februari hingga 18 Maret 2026 di Masjid Fastabiqul Khairat (Kampus 1) dan Masjid At-Tanwir (Kampus 2).
Kegiatan ini diikuti guru, tenaga kependidikan, dan siswa sebagai bagian dari program tahunan untuk membangun budaya religius dan keteladanan.
Sekolah juga mengadakan pengumpulan zakat fitrah dan infak Ramadan yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Dana yang terkumpul disalurkan kepada orang tua siswa yang kurang mampu dan masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan Darul Arqam bagi pendidik dan tenaga kependidikan dilaksanakan pada 10–11 Maret 2026, diikuti 131 peserta yang terbagi dalam delapan kelompok.
Kegiatan meliputi tahsin al-Quran, pendalaman ibadah, hingga kajian khusus bertema kesehatan mental bersama Ustadz Muhammad Masykur.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch. Arief Luqman Hakim, M.Pd, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Ramadan merupakan program tahunan untuk memperkuat karakter Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta meningkatkan semangat beribadah.
“Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan spiritual seluruh warga sekolah agar tidak sekadar menjalankan rutinitas,” ujarnya.
Kajian penutup menghadirkan Ustadz Abdurrahim Said dengan tema “Puasa Tanamkan Sifat Muroqobah“. Ia menjelaskan bahwa muroqobah adalah kesadaran bahwa Allah senantiasa mengawasi setiap perbuatan manusia, yang berdampak pada integritas, kedisiplinan, dan etos kerja, khususnya bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Kegiatan diakhiri dengan buka bersama, salat Maghrib berjamaah, serta pembagian parsel Idulfitri kepada guru, tenaga kependidikan, dan pihak yang terlibat dalam kegiatan sekolah.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments